Sayang Anak? Merdekakan Dia dari Debu dan Tungau Kasur!

Alergi memang bisa diderita siapa saja, baik orang dewasa maupun anak-anak. Tapi, alergi pada anak tentunya harus lebih mendapat perhatian. Kenapa? Karena anak sedang bertumbuh dan berkembang. Kalau anak sering mengalami alergi, maka akan mengganggu proses tumbuh-kembangnya. Alhasil, pertumbuhan dan perkembangan anak tak optimal.

Di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, angka kejadian alergi meningkat dari tahun ke tahun. Menurut Dr. dr. Zakiudin Munasir, Sp. A (K) dalam bukunya, Mengenal Alergi pada Anak, reaksi alergi tidak terjadi secara mendadak. Reaksi alergi butuh waktu yang disebut sensitisasi, yaitu masa sejak kontak dengan alergen sampai terjadinya reaksi alergi, semisal asma.

Asma atau sering disebut bengek adalah salah satu bentuk reaksi alergi. Reaksi ini dicetuskan oleh yang namanya alergen atau zat pencetus reaksi alergi. Pencetus asma bisa beberapa alergen, di antaranya adalah debu rumah dan kutu kasur, serta tungau kasur.

Kita harus mencegah anak dari asma karena seperti sudah disebutkan di atas, penyakit ini tak mendadak datangnya. Kalau anak dibiarkan terpapar alergen dalam waktu yang lama, ya dia bisa menderita asma. Menurut dr. Zakiudin, asma pada anak akan berdampak terhadap tumbuh-kembangnya di kemudian hari. Asma yang menjadi kronis atau menahun akan menyebabkan kerusakan saluran napas yang permanen. Artinya, struktur jalan napas si anak berubah dari normal.

Selain asma, menurut dr. Zakiudin, alergen juga bisa menyebabkan bentol-bentol dengan rasa gatal pada kulit anak. Bentol dan gatal sebagai reaksi alergi ini bisa berlangsung sebentar tapi bisa juga beberapa hari, minggu, bulan, bahkan sampai tahunan.

Tungau Kasur
Bagaimana dengan tungau kasur? Tungau Kasur bisa menjadi penyebab alergi pada anak. Kalau kotorannya bercampur debu dan tertiup di udara, maka bisa masuk ke jalan pernapasan anak. Kalau sudah masuk, bisa menyebabkan bersin-bersin atau pada beberapa anak asmanya jadi kumat. Selain itu kotoran tungau juga bisa menyebabkan bentol-bentol dengan rasa gatal pada kulit anak.

Apa sih tungau itu? Tungau merupakan hewan mikroskopik (hanya bisa dilihat melalui mikroskop) dan termasuk golongan laba-laba (Arachnida), jadi bukan kutu. Tungau suka hidup di tempat-tempat lembap dan hangat. Karena ukurannya yang mikro itulah, maka tungau jadi lebih mudah menyebar. Gampang pula beranak-pinak. Hasil studi menyebutkan bahwa ada sekitar 1,5 juta tungau hanya dari sebuah tempat tidur saja.

Selain menyebabkan alergi pada anak, tungau debu rumah yang nama kerennya Dermatophagoides pteronyssinus itu merupakan penyebar penyakit (vektor) scabies atau kudis, yakni penyakit gatal-gatal di permukaan kulit yang gampang menular. Jika anak terkena kudis, maka sangat rentan menularkannya kepada penghuni rumah. Kalau anak sampai demam, berarti kondisinya sudah sangat parah tuh!

Tak Cukup Sekali
Untuk mencegah atau membasmi tungau kasur dengan efektif, bisa menggunakan vacuum cleaner. Salah satu vacuum cleaner yang paling tepat untuk membasmi tungau kasur adalah yang berteknologi HydroAllergenic System yang mampu mengangkat debu sekaligus tungau yang bersarang di kasur atau tempat tidur.

Sistem HydroAllergenic bisa mengisap debu dan tungau dengan daya isap lebih dari 20.000 rpm dengan teknologi Separator berkemampuan memisahkan partikel udara, debu dan tungau. Sistem ini juga dilengkapi dengan air purifier yang memanfaatkan senyawa minyak organik esensial, sehingga aman buat anak-anak, bahkan buat bayi sekalipun. Tak ada bahan kimia berbahaya dan 100% kering.
Jadi, boleh dibilang ramah lingkungan karena tak menambah polutan di udara. Juga sangat ampuh melenyapkan debu dan tungau kasur tanpa menimbulkan kerusakan pada kasur atau tempat tidur.

Jadi, rajin-rajinlah memvakum tempat tidur untuk mencegah perkembangbiakan tungau kasur. Perlu diingat, tungau kasur mungkin tak akan langsung hilang dalam satu kali penyedotan, sehingga Anda perlu memvakum kasur dan tempat tidur berulang-ulang agar pemicu penyakit alergi dan gatal-gatal pada anak itu benar-benar hilang. Sayang anak? Rajin-rajinlah menyedot tempat tidurnya.
*