Tips merawat kasur saat musim hujan

Hujan mulai turun meski baru sekali dua kali. Memang belum betul-betul musimnya sih karena kemarau masih terasa hingga kini. Tapi, mendung sering menggantung pada hari-hari belakangan ini. Artinya, musim hujan tak lama lagi.

Antisipasi musim hujan perlu kita upayakan mulai dari sekarang. Salah satunya adalah dengan tetap menjaga kebersihan matras/kasur di rumah. Kasur/matras bisa berupa busa tebal, bisa pula merupakan spring bed (berpegas). Ada juga sih yang masih menggunakan kasur berbahan kapuk.

Hal pertama yang perlu kita antisipasi menghadapi musim hujan adalah menghindari kasur/matras terkena air hujan (menjadi basah) dan tentunya juga dari banjir. Kebayang kan kasur/matras yang basah bikin kita risih menggunakannya dan tak sehat pula.

Jamur dan bakteri giat berkembang biak di tempat yang basah dan lembap. Jadi, jaga kasur/matras Anda dari terkena air hujan atau tumpahan air (semisal minuman dan kuah makanan). Kalau telanjur kena, segera keringkan gak pake lama.

Saat musim hujan, tau kan…  matahari segan bersinar. Acara jemur-jemur jadi terhalang. Tapi, tahu gak Anda bahwa mengeringkan kasur/matras tidak harus di bawah matahari. Malah, beberapa produk kasur/matras menjadi cepat rusak kalau dijemur di bawah teriknya matahari. Lantas, gimana dunk? Ya cukup dengan cara mengangin-anginkannya saja selama beberapa jam.

Paling gampang dan jitu sih menjaga kebersihan matras/kasur dengan menggunakan vacuum cleaner. Tungau dan debu bisa segera terangkat dari permukaan kasur.

Tips Menjaga Kebersihan Matras/Kasur

Nah, sebelum musim hujan tiba, yuk kita tetap menjaga kebersihan kasur/matras dengan tips berikut ini:

  1. Sadar atau tidak, setiap hari kita menimbun kotoran di permukaan kasur/matras yang kita gunakan. Keringat, kulit mati, iler (air liur), rontokan rambut, ketombe, juga debu dan tungau, merupakan kotoran-kotoran yang terus melapisi kasur/matras kita. Makanya, matras/kasur perlu kita bersihkan paling tidak sekali dalam enam bulan. Lebih baik lagi kalau bisa setiap tiga bulan sekali.
  2. Jangan mencuci kasur/matras dengan air dan deterjen, lebih baik menyedotnya dengan vacuum cleaner. Pasalnya, air dan deterjen yang merembes ke bagian dalam kasur/matras akan membuat pegas menjadi karatan. Anda tak disarankan mencuci kasur/matras secara konvensional. Selain merusak struktur busa, mencuci kasur/matras juga akan memengaruhi kelembapan bagian dalamnya, terutama pada kasur pegas. Pegas yang ada di dalam kasur/matras akan berkarat dan berisiko bagi pengguna.
  3. Biasanya ujung-ujung kasur/matras merupakan bagian yang gampang kotor. Untuk membersihkannya, tegakkan kasur/matras, kemudian semprotkan cairan pembersih dan luruhkan dari atas ke bawah pada bagian yang kotor tersebut. Lakukan langkah ini secara rutin.
  4. Menggilir posisi permukaan kasur/matras juga merupakan langkah yang tepat untuk menjaga keawetan kasur/matras Anda. Bolak-balik posisi kasur sebulan sekali. Yang semula permukaannya di atas, ganti posisinya jadi permukaan bawah. Dengan langkah ini beban kasur/matras Anda jadi merata dan pegas kasur/matras tidak cepat aus.
  5. Angin-anginkan matras/kasur Anda sekitar4-5 jam. Tak harus dijemur di bawah sinar matahari, cukup diangin-anginkan saja. Lakukan hal ini dua bulan sekali.
  6. Cobalah menjaga kelembapan dan temperatur kamar Anda. Jangan terlalu lembap dan jangan pula terlalu panas.
  7. Waspadai penggunaan semprotan penghilang bau. Seringnya produk yang seperti ini bukannya menghilangkan bau, melainkan hanya menutupinya saja dengan aroma sintetis yang lebih kuat. Banyak di antaranya yang mengandung bahan kimia berisiko terhadap kesehatan karena bersifat karsinogenik. Lebih baik Anda memilih pengharum yang alami dan biodegradable (mudah terurai).
  8. Saat musim hujan mungkin Anda dan keluarga lebih banyak berada di atas kasur/matras karena malas berkegiatan di luar ruangan. Namun, jangan lupa menghindari makan dan minum di atas kasur/matras. Pasalnya, serpihan makanan atau minuman bisa merembes ke bagian dalam kasur/matras. Kalau tak langsung dibersihkan, akan menyebabkan munculnya jamur yang membandel.
  9. Ganti sprei dan sarung bantal Anda secara rutin paling tidak seminggu sekali. Kalau Anda atau keluarga pengidap alergi, sebaiknya ganti sprei 2-3 kali per minggu.
  10. Memanggil atau memanfaatkan jasa penyedot tungau dan debu yang profesional juga bisa Anda lakukan menjelang dan selama musim hujan. Dengan demikian matras/kasur Anda selalu terjaga kebersihannya.

*

Daftar Bacaan:

https://cantik.tempo.co/read/846026/tip-bersih-bersih-dan-merawat-kasur/full&view=ok

http://central.id/tips-merawat-spring-bed/

https://inthebox.id/blog/cara-merawat-spring-bed

https://penjagarumah.com/cara-membersihkan-spring-bed/

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *