Menghindari Pemicu Asma di Rumah Sendiri

Penyebab asma secara umum adalah genetik, imunitas tubuh yang melemah, lingkungan dan adanya alergi. Orang tua, terutama ibu yang mengidap asma bisa meningkatkan risiko anak mengidap asma juga. Karena menyerang saluran pernapasan, kualitas udara di lingkungan sekitar pun turut mempengaruhi seseorang terjangkit atau kambuh asma. Asap kendaraan bermotor, asap kebakaran hutan dan asap dan debu dari industri tentu sangat tidak bersahabat untuk kesehatan saluran pernapasan. 

Selain itu, faktor pemicu bukan hanya dari lingkungan di luar ruangan, tapi juga di dalam rumah! Orang dengan reaksi alergi terhadap partikel udara seperti serbuk sari, jamur, debu dan bulu juga berisiko terserang asma. Partikel udara tersebut tentu juga banyak ditemukan di udara di sekeliling kita, termasuk di dalam rumah. 

Cara Mengurangi Partikel Debu Pemicu Asma

Namun, dengan beberapa penyesuaian yang bisa dilakukan di rumah, kita bisa mencegah agar tidak terekspos pemicu-pemicu asma dan kambuh asma, dan juga mengurangi risiko terjangkit asma. Misalnya, bersihkan perabot dan barang-barang di rumah dengan menggunakan kain pel basah atau mesin vakum. HIndari membersihkan dengan kemoceng atau sapu untuk menghindari debu mengepul di udara.

Penyesuaian lain yang dapat dilakukan adalah dengan meletakkan barang pecah belah dan perabot di dalam lemari atau rak yang memiliki pintu. Ini berguna untuk meminimalisir debu yang bersarang di barang-barang tersebut dan juga memudahkan saat sedang bersih-bersih. 

Untuk menghindari debu yang mengepul di udara, sebaiknya juga tidak menggunakan kipas angin pada kamar atau ruangan dengan pengidap asma di dalamnya. Hal ini karena kipas angin bisa membawa dan menyebar debu dan kotoran di udara sekitarnya. Kalau bisa, gunakanlah AC atau air purifier untuk memperlancar sirkulasi udara di ruangan. 

Debu juga dibawa oleh hewan peliharaan melalui bulu-bulu mereka. Karena itu, bijaklah saat merawat hewan peliharaan. Sebaiknya memang menghindari hewan berbulu, misalnya dengan memilih peliharaan berupa kura-kura atau ikan. Tapi jika tidak bisa berpisah dengan hewan kesayangan, pastikanlah untuk memandikan hewan secara rutin, dan biasakan mereka untuk tidak memasuki kamar, terutama kamar pengidap asma. 

Memanfaatkan Jasa Vakum Profesional

Selain rajin memandikan hewan peliharaan, cucilah segala kain seperti seprei, gorden dan selimut secara rutin pula. Ini karena kain dapat menjebak tungau dan partikel udara lain. Sebaiknya hindari karpet dan selimut dari bulu atau wol yang juga mudah menjadi sarang debu dan tungau. Untuk memudahkan membersihkannya, sesekali gunakan jasa penyedot debu dan tungau premium HydroClean yang berbahan dasar air dan tidak meninggalkan residu. 

Jasa HydroClean juga telah tersedia di 20 kota besar di Indonesia seperti Jabodetabek, Karawang, Cikarang, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Bali, Makassar, Balikpapan, Palembang, Pekanbaru, Batam dan Medan. 

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *