Mengenal Manfaat Sinar UV dan Ozon untuk Kesehatan

Kita tentu sering mendengar istilah sinar UV dan Ozon. Tapi sebenarnya sinar UV dan Ozon itu zat apa, ya? Apakah keduanya berbahaya? Sebenarnya, sinar UV adalah sinar matahari yang sampai ke bumi. Sedangkan ozon adalah lapisan luar bumi yang terbentuk dari sinar matahari dan atmosfer bumi. Baik sinar UV dan Ozon adalah zat yang berbahaya bagi manusia. 

Jika berbahaya, apakah berarti kedua zat tersebut tidak memiliki manfaat, khususnya bagi manusia? Ternyata, meski sinar UV sering kita dengar sebagai zat yang berbahaya bagi kulit, sinar UV juga memiliki manfaat bagi manusia. Begitu pula ozon.

Mengenal Sinar UV dan Ozon

Sinar UV, seperti yang dijelaskan di atas, adalah sinar matahari yang sampai ke bumi. Sebanyak 10% dari jumlah sinar matahari yang datang adalah sinar UV, dengan pembagian sinar UV A sebanyak 9,8% dan sinar UV B sebanyak 0,2%. Sinar UV B lah yang memberikan dampak berbahaya bagi kulit. Adapun sinar UV C tidak sampai ke bumi dan panjang gelombangnya lebih kecil. 

Bila sinar UV berupa gelombang elektromagnetik, maka ozon berupa gas, atau lebih tepatnya gas beracun. Namun Ozon atau nama kimianya O3 lebih banyak diketahui sebagai penyaring sinar UV yang dipaparkan matahari ke bumi. Selain itu, karena berada di atmosfer pada lapisan stratosfer, gas ozon berfungsi melindungi bumi dari pengaruh benda-benda luar angkasa.  

Meski berbahaya, namun keduanya memiliki manfaat bagi kehidupan manusia. Sinar UV dapat membantu memproses sintesis vitamin D di dalam tubuh agar dapat dimanfaatkan oleh sel-sel di dalam tubuh kita. Sinar UV B akan mengaktifkan kolestrol yang memberi energi untuk sintesis. Kekurangan vitamin D bisa membuat peningkatan risiko insulin resisten, diabetes melitus hingga kanker. Namun jangan terlalu lama terpapar sinar UV B.

Selain itu, sinar UV sudah lama dimanfaatkan sebagai bahan untuk mensterilkan alat-alat medis dan ruang operasi. Ini karena sinar UV dapat membunuh mikroorganisme seperti virus, bakteri, kuman dan jamur. Sinar UV juga dimanfaatkan sebagai alat perangkap serangga atau bug zapper. 

Gas ozon, meski beracun, tapi memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia. Ozon terbentuk dari interaksi antara sinar UV dengan molekul Oksigen atau O2.  Sebagai oksidator kuat, ozon dapat mengurangi konsentrasi apapun dan menghentikan pertumbuhan virus dan mikroorganisme lainnya. 

MicroTech dengan Sinar UV dan Ozon

Dengan alasan tersebut di atas, HydroClean memanfaatkan sinar UV dan ozon untuk layanan terbarunya, MicroTech Ray. Teknologi sterilisasi udara dalam ruangan dengan metode penyinaran ini dapat membunuh mikroorganisme dengan efektivitas hingga 99,99%. 

Menariknya, layanan ini sudah dapat dinikmati di kota-kota besar di Indonesia, meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, Cikarang, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Bali, Makassar, Balikpapan, Palembang, Pekanbaru, Batam dan Medan.

 

Reference:

https://media.neliti.com/media/publications/39610-ID-peranan-ultraviolet-b-sinar-matahari-terhadap-status-vitamin-d-dan-tekanan-darah.pdf

https://www2.blueair.com/id/ozone-health-effects

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *