Kamar Anak yang Tak Mengundang Alergi, Mau Tahu?

Anak sehat tentunya menambah kebahagiaan orangtua. Selain tentunya anak yang sehat membebaskan kocek orangtua dari pengeluaran untuk berobat.

Tapi, anak yang sehat tak tercipta begitu saja kan? Perlu penjagaan dan kepedulian orangtua akan faktor-faktor yang menyebabkan dia bisa tetap sehat.

Kalau anak sering alergi atau untuk mencegahnya dari gangguan kesehatan yang satu ini, maka salah satu hal yang mesti diperhatikan adalah kebersihan kamar tidurnya. Jangan lupa, sebagian besar waktu anak dihabiskan di kamar tidur, paling tidak sepertiga lebih dari waktunya sehari adalah untuk tidur. Nah, gimana pula kalau kamar tidurnya tak bersih? Ya, lama-lama anak bisa alergi kalau terus saja terpapar alergen debu dan tungau.

Berikut ini ada lima langkah agar kamar anak bebas alergi:

1. Pilih Perabot dengan Desain Simpel

Untuk kamar anak yang alergi, lebih baik tempatkan perabot atau furnitur dengan desain yang sederhana. Tempat tidur, lemari baju, dan meja belajar, pilih yang berdesain simpel. Kalau desainnya rumit, maka sulit untuk membersihkan celah-celahnya. Jangan menggantung baju di kamar, simpan saja baju tersebut dalam lemari atau kotak agar tak ada debu yang menempel.

2. Wujudkan Sirkulasi dan Cahaya yang Baik

Bukalah jendela saat pagi, yakni saat udara masih segar. Tapi, tutup saat siang karena cahaya matahari bisa bikin kamar anak jadi panas. Kunci membuat kamar tetap segar dan sehat adalah membuat sirkulasi udara dan cahaya yang baik.
Selain itu, juga ukuran jendela cukup lebar agar banyak udara yang bisa keluar-masuk kamar. Sebaiknya letak jendela pada lokasi yang bisa bersentuhan langsung dengan sinar matahari karena bagi penderita asma dan alergi, kualitas udara dalam rumah sangatlah penting.

Kalau kamar anak menggunakan AC atau pendingin udara, pastikan rutin mengganti filternya. Pastikan juga saluran udara atau ventilasi kamar anak tak terhalang dan cukup besar agar berfungsi secara efektif. Selain itu, untuk kamar anak yang alergi, pilih lantai kayu karena lebih ramah bagi penderita asma dan alergi.


3. Kalau Bisa Jangan Memilih Material Kain

Sebisa mungkin untuk kamar anak yang alergi tak menempatkan barang-barang yang bermaterial kain, semisal sofa atau gorden berbahan kain. Pilih yang terbuat dari material plastik atau kayu, sehingga mencegah debu menebal dan tungau beranak-pinak. Jangan pula menempatkan karpet berbulu di kamar anak yang suka alergi.


4. Secara Berkala Cuci Barang-barang di Kamar Anak

Sprei, sarung bantal, selimut, atau apa pun benda-benda yang ditempatkan di kamar anak, jangan lupa mencucinya secara berkala semisal setiap satu atau dua minggu sekali dengan air yang hangat.


5. Memvakum kamar anak

Sprei, sarung bantal, selimut, atau apa pun benda-benda yang ditempatkan di kamar anak, jangan lupa mencucinya secara berkala semisal setiap satu atau dua minggu sekali dengan air yang hangat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *