Karpet Bersih, Penghuni Rumah pun Tambah Sehat!

Ada karpet di rumah? Biasanya adalah ya. Pasalnya, karpet merupakan unsur interior atau elemen dekoratif yang selain mempercantik ruangan juga bersifat fungsional, semisal kita bisa duduk-duduk sambil leyeh-leyeh di karpet, anak-anak juga suka bermain di atas karpet, bukan? Tapi, jangan lupa juga bahwa karpet butuh perawatan rutin, bahkan perawatan serius lho! Karpet yang dirawat selain enak dipandang juga tak akan mengganggu kesehatan penghuni rumah. Tak mau kan kalau ada anggota keluarga kita yang kesehatannya terganggu?

Akan tetapi, sayangnya, material karpet tuh gampang sekali menyerap air, remah-remah makanan, kutu hewan peliharaan, debu, kotoran, juga tungau. Kalau sudah begini, bisa saja karpet di rumah kita jadi sarang tungau. Memvakum (menyedot) karpet secara teratur itu bisa jadi solusi yang efektif.

Alat vakum atau penyedot debu bisa melenyapkan berbagai mikroorganisme, termasuk tungau. Apalagi yang menggunakan teknologi paling tepat untuk membersihkannya. Sebut saja teknologi yang menggunakan HydroAllergenic System dengan teknologi Separator yang mampu mengangkat debu sekaligus tungau yang bersarang di matras, karpet, dan furnitur, serta barang yang lainnya di dalam rumah.

Sistem HydroAllergenic punya kemampuan bisa mengisap debu dan tungau dengan daya isap lebih dari 20.000 rpm. Sedangkan teknologi Separator mampu membersihkan partikel debu dan tungau. Sistem ini juga dilengkapi dengan air purifier yang memanfaatkan senyawa minyak organik esensial, sehingga aman buat anak-anak, bahkan buat bayi sekalipun. Tak ada bahan kimia berbahaya dan 100% kering.

Sedangkan teknologi Separator mampu memisahkan udara, partikel debu, dan tungau yang tersedot 99,96% dalam media air, sehingga tidak berterbangan ke udara. Jadi, boleh dibilang ramah lingkungan karena tak menambah polutan di udara. Selain tentunya sangat ampuh membersihkan debu, tungau, bakteri, rambut dan jamur, tanpa menimbulkan kerusakan pada barang yang disedot atau dibersihkan dari debu. Jangan lupa juga, tak semua karpet bisa dicuci dan disikat seperti kita mencuci baju. Makanya dibutuhkan penyedot debu dan kotoran yang khusus.

Kabar baiknya, peyedot debu (vacuum cleaner) bukan cuma buat menyedot debu karpet lho! Tapi, juga bisa digunakan untuk membersihkan lantai dan perabot rumah semisal rak, lemari, kasur, dan sofa. Jadi, serbaguna untuk menyedot semua debu rumah.

Berikut 4 hal yang butuh kamu lakukan untuk menjaga kebersihan dan keawetan karpet yang disarankan oleh para ahli:

Gunakan Keset

Peluruh kotoran kaki atau alas kaki (sandal dan sepatu) yang kita sebut keset, itu barang sederhana yang sangat berguna untuk mengurangi tanah, pasir, dan kotoran sebelum kita masuk rumah. Jadi, ketika kaki menapak di karpet, tinggal sisa-sisa kotorannya saja. Keset jadi penyeleksi pertama untuk mencegah debu dan kotoran yang menempel di karpet. Dengan kata lain, meminimalisasi kotoran dan debu karpet.

Jangan Tunda Membersihkannya

Kalau karpet terkena noda atau tumpahan sesuatu, segeralah membersihkannya. Langkah sigap ini selain lebih memudahkan kamu saat menyedotnya, juga akan mengurangi karpet lebih banyak menyedot tumpahan tersebut dan menyimpannya di serat-seratnya. Kalau hal ini terjadi, akan mengundang mikroorganisma bersarang di situ.

Vakum Sesering Mungkin

Kalau bisa setiap hari kita memvakum karpet. Kenapa setiap hari? Karena penghuni rumah kan juga beraktivitas setiap hari. Aktivitas ini memunculkan kotoran dan bau. Penyedot debu membantu membersihkan kotoran, debu, remah makanan, sebelum kesemua itu ‘tenggelam’ jauh ke serat karpet.

Cermati Penempatan Karpet

Di mana karpet ditempatkan, ternyata berpengaruh lho pada keawetannya. Sebaiknya kita tak menempatkan karpet di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Selain bikin cepat rusak seratnya, juga bikin cepat pudar warnanya. Sayang kan, kalau karpet (apalagi kalau harganya mahal) itu tak berumur panjang. Selain itu, sesekali ubah juga posisi karpet agar bagian karpet yang sering diinjak atau dilewati tak cepat gundul.