Debu dan Tungau Perparah Penderita Asma, Udah Tau? 

Debu dan tungau merupakan zat alergen pencetus asma. Bagi penderita asma, debu dan tungau bagaikan ‘musuh bebuyutan’. Betapa tidak, kehadiran debu dan tungau di sekitarnya selalu bikin penderita asma tambah menderita. Semula mungkin bersin-bersin, hidung berair, lama-lama jadi sesak napas.

Mengenal Alergi pada Anak

Sesak napas tersebut, menurut Dr dr Zakiudin Munasir, Sp.A(K) dalam bukunya “Mengenal Alergi pada Anak”, disebabkan oleh tebalnya dinding saluran napas. Penebalan ini akibat dari penyempitan saluran napas yang disertai peradangan. Setelah sesak napas, lantas apa? Ya kekurangan oksigen tentunya. Inilah yang disebut serangan asma. Serangan ini lamanya bisa sebentar, bisa juga lama (berhari-hari, bahkan bertahun-tahun).

Kalau sudah terdengar bunyi napas ngik-ngik, berarti lumayan berat asmanya. Napas berbunyi seperti itu disebabkan oleh penyempitan napas, sama halnya ketika orang bersiul. Napas pendek yang dialami penderita asma seperti ini seringkali mengganggu aktivitasnya, semisal naik tangga.

Asma yang dibiarkan saja bertahun-tahun akan menjadi kronis. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan saluran napas yang permanen dan disebut remodelling. Artinya, struktur jalan napas berubah dari normal. Sehingga, menimbulkan hambatan aktivitas yang menetap. Kondisi remodelling pada akhirnya bisa menimbulkan gejala penyakit obstruksi atau sumbatan paru kronis, yang berakibat menurunkan fungsi paru. Padahal, paru adalah organ pernapasan yang vital, bukan?

Untuk mencegah atau mengurangi kekambuhan asma, ya tentunya diobati dengan berkonsultasi pada dokter. Tapi, langkah pertamanya tentu saja menghindari pencetusnya, yakni dengan menghilangkan debu dan tungau di rumah.

Sebagai alergen asma, debu dan tungau memicu reaksi alergi. Dalam hal ini pertahanan selaput lendir (mukosa) pernapasan menurun. Debu dan tungau sebagai aeroallergen bisa merusak secara langsung atau mengiritasi pertahanan tubuh di saluran napas.

Banyak cara untuk membebaskan rumah dari debu dan tungau,

salah satunya dengan rajin memvakum ruangan-ruangan di rumah. Vacuum cleaner yang tepat untuk membasmi tungau adalah yang berteknologi HydroAllergenic System. Teknologi ini mampu mengangkat debu sekaligus tungau yang bersarang di kasur/matras, sofa, karpet, dan gorden.

Sistem HydroAllergenic bisa mengisap debu dan tungau dengan daya isap lebih dari 20.000 rpm dan dengan teknologi Separator berkemampuan memisahkan partikel udara, debu, dan tungau. Sistem ini juga dilengkapi dengan air purifier yang memanfaatkan senyawa minyak organik esensial, sehingga aman buat anak-anak, bahkan buat bayi sekalipun. Tak ada bahan kimia berbahaya dan 100% kering.

Mau teknologi yang seperti itu? Kalau tak mau ribet, ya tinggal kontak saja HydroClean, pioner jasa premium pembersih debu dan tungau yang profesional.

**

Bahan Bacaan:

Buku Mengenal Alergi pada Anak, Petunjuk Praktis Mengenai Alergi pada Anak untuk Awam dan Kalangan Medis Anak oleh Dr. dr. Zakiudin Munasir, Sp.A(K), Penerbit Buku Kompas, 2016.

https://www.halodoc.com/kesehatan/asma

https://www.ciputrahospital.com/apa-itu-asma-ciri-ciri-gejala-penyebab/

https://www.dekoruma.com/artikel/70826/membasmi-tungau-debu

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *