Shopping Cart

Merawat Kebersihan Kain Gorden Ternyata Tidak Sulit

Posted by HydroClean Indonesia on
Merawat Kebersihan Kain Gorden Ternyata Tidak Sulit

Hampir tiap rumah memiliki kain gorden untuk menutupi jendela. Apakah kegunaan gorden hanya sekedar menutup jendela? Gorden juga berfungsi melindungi privasi di dalam ruangan dari luar, lho. Selain itu, gorden dapat digunakan untuk mempercantik ruangan. Kalau gordennya bagus, ruangan jadi nampak beraksen pula, bukan?


Namun karena letaknya yang terbuka, kain gorden jadi mudah terpapar debu dan kotoran. Bila tidak dibersihkan secara rutin, debu akan menumpuk di kain dan menyebabkan gangguan pernapasan bahkan memicu alergi. Apalagi jika ada anak balita di rumah. 


Ternyata tidak sedikit orang yang melewatkan kain gorden saat membersihkan rumah. Biasanya orang hanya fokus pada lantai dan perabot lantai lainnya yang sering terinjak. Padahal membersihkan kain gorden tidak sulit dan tidak perlu sering pula. Yuk, simak cara mudahnya!


  1. Kenali jenis kain gorden

Biasanya ada dua jenis kain gorden yang digunakan untuk interior rumah, yaitu bahan beludru dan chenille. Ini penting dilakukan karena masing-masing kain memiliki penanganan yang berbeda. 


Jenis kain beludru dapat dicuci seperti mencuci kain biasa. Tetapi, hindari memelintir kain beludru agar bulu-bulunya tidak rontok. Sedangkan jenis kain chenille, sebaiknya dicuci secara dry-cleaning karena bahannya akan menyusut jika terkena air. 


  1. Mencuci vitrase

Gorden biasanya dilengkapi juga dengan vitrase, yaitu kain putih berbahan ringan dan tipis seperti renda dan nilon yang berfungsi menahan sinar matahari langsung dan akses visual dari luar ke dalam ruangan. 


Karena berwarna putih, vitrase menjadi mudah kusam dan kecoklatan. Ini membuat vitrase harus rutin dicuci. Dalam mencucinya pun harus dengan tangan, karena jika menggunakan mesin, khawatir serabut renda cepat rusak. 


  1. Jemur di area beratap

 

Perlu diketahui bahwa beberapa jenis kain akan mengalami kerusakan seperti pemudaran warna jika terkena paparan sinar matahari langsung. Untuk mengatasi hal ini, jemur kain gorden di tempat jemur beratap agar sinar matahari terfilter dan tidak langsung mengenai kain. 


Selain itu, jangan menjemur gorden dengan dilipat, tapi gantung seperti halnya menggantung kain gorden ketika dipasang di batang jendela. 


  1. Tidak perlu sering dicuci

Ternyata kain gorden tidak perlu sering dicuci agar warna dan kain tidak cepat rusak. Cucilah secara rutin 3-6 bulan sekali. Untuk membersihkannya, bisa dilakukan seminggu sekali menggunakan kemoceng lalu kain lembab. 


Selain itu, agar lebih praktis, membersihkan kain gorden bisa dilakukan dengan alat vacuum agar debu dan kotoran terangkat. Disarankan pula menggunakan jasa penyedot debu dan tungau profesional agar debu dan kotoran berukuran nano sekalipun dapat terangkat. 

Older Post Newer Post