Dampak Kebakaran Hutan bagi Kesehatan Kita, Simak Yuk!

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) belakangan ini jadi akrab di telinga kita. Hampir setiap hari TV, radio, dan media sosial memberitakannya. Pastinya kita ikut prihatin atas musibah nasional ini.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 18 September 2019 melansir ada 2.948 titik api di seluruh Indonesia yang berakibat lahan seluas 328.724 hektare terdampak.

Buat masyarakat yang tinggal di dekat kejadian, dampak buruk kebakaran hutan dan lahan tentunya lebih terasa ketimbang yang jauh. Asap pekat kebakaran hutan dan lahan berbahaya bagi kesehatan kita, terutama bagi paru dan pernapasan. Seberapa bahaya? Menurut para pakar, itu tergantung pada konsentrasi asap dan lama paparannya.

Apa saja sih dampak dari kebakaran hutan dan lahan? Mari kita simak yuk!

10 Dampak Buruk Kebakaran Hutan dan Lahan bagi Kesehatan:

  1. Dampak pada tubuh bagian luar sebut saja kulit dan rambut. Kulit dan rambut menjadi kering dan kusam, juga mengganggu zat yang keluar-masuk melalui pori-pori kulit semisal keringat. Sistem pengeluaran melalui kulit yang terhambat bisa memunculkan jerawat atau kutil atau memperparahnya.
  2. Mengganggu beberapa mukosa (selaput lendir) tubuh, di antaranya mukosa pada mata dan kelopaknya, mukosa pada hidung, bibir, dan mulut. Sakit mata dan tenggrokan mudah muncul.
  3. Paparan asap masuk ke saluran pernapasan kita bisa melalui hidung ataumulut. Partikel asap disinyalir berukuran kurang dari satu mikrometer, bandingkan dengan ukuran rata-rata rambut kita yang 60 mikrometer, kecil sekali kan ukuran asap? Partikel asap yang berukuran di atas 10 mikron, akan banyak tertumpuk di daerah tenggorokan. Sedangkan yang kurang dari 10 mikron bisa masuk sampai saluran napas paling bawah yang disebut dengan alveolus (tertelak di paru). Dari alveolus, asap akan masuk ke paru dan mengeram di situ. Hal ini akan memicu reaksi gangguan fungsi tubuh.
  4. Menurunkan imunitas. Sebelum ke alveolus, asap kebakaran hutan dan lahan ini akan memengaruhi sistem pertahanan tubuh kita. Pada saat daya tahan tubuh melemah, maka akan merangsang proses peradangan. Infeksi kuman mudah terjadi.
  5. Mengisap asap kebakaran hutan dan lahan sebenarnya sama saja dengan mengisap rokok, bisa menimbulkan penyakit paru obstruktif kompulsifatau dikenal juga dengan Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK). Meskipun butuh waktu lama untuk terjadinya penyakit ini. Yang sering terjadi bila terhirup asap kebakaran hutan dan lahan dalam waktu lama adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyakit ini bisa menggerogoti daya tahan tubuh, sehingga kita mudah diserang virus dan kuman lainnya.
  6. Mencetuskan alergi dan asma. Asap dan udara kotor bisa mencetuskan proses alergi, semisal orang yang tadinya tidak memiliki asma justru bisa terkena apabila terpapar asap kebakaran hutan dan lahan.
  7. Bagi yang sudah mengidap asma atau penyakit paru kronis lainnya semisal bronkhitis kronik, asap kebakaran hutan dan lahan akan memperburuk penyakit yang sudah ada sebelumnya.
  8. Kelelahan. Kalau kemampuan kerja paru menurun sebagai akibat kesulitan bernapas karena asap kebakaran hutan dan lahan, maka orang gampang kelelahan. Hal ini tentunya kabar buruk bagi produktivitas orang tersebut.
  9. Penyakit kronik memburuk. Bagi mereka yang berusia lanjut, anak-anak, dan ibu hamil, yang punya riwayat penyakit kronik dengan daya tahan tubuh rendah, akan lebih rentan mendapat gangguan kesehatan.

Dalam suatu kejadian kebakaran hutan dan lahan, dilaporkan bahwa dampaknya bagi anak-anak jadi berkemampuan kognitif yang rendah dibandingkan dengan anak-anak yang tidak terpapar asap.

Sekadar tahu saja, kognitif merupakan kemampuan aktivitas mental manusia yang bermanfaat untuk berpikir, mengingat, belajar, dan menggunakan bahasa. Juga termasuk kemampuan atensi, memori, pertimbangan, solusmasalah, serta kemampuan eksekutif yakni merencanakan, menilai, mengawasi, dan mengevaluasi. Dampak buruk ini terjadi disinyalir karena kemampuan kognitif anak-anak masih dalam fase pertumbuhan dan perkembangan.

10. Polutan yang ada di asap kebakaran hutan dan lahan yang jatuh ke permukaan bumi, mungkin dapat menjadi sumber polutan yang menyebabkan polusi di sarana air bersih, dan makanan yang dikonsumsi.

7 Tips Proteksi Diri dari Kebakaran Hutan dan Lahan

Upaya pokok tentu saja sumber asap harus disetop. Hal ini bukan perkara mudah dan murah lho! Pasalnya, melibatkan berbagai pihak baik pemerintah maupun masyarakat di sekitarnya.

Lantas, kalau dari kita sendiri apa saja yang bisa kita upayakan?

Menurut para pakar kesehatan, hal-hal berikut ini bisa kita lakukan:

  1. Proteksi diri dengan mengurangi interaksi atau aktivitas di luar ruangan. Dalam kondisi darurat asap kebakaran hutan dan lahan, sebaiknya kita lebih banyak berada dalam ruangan ketimbang di luar.
  2. Pakai masker. Tapi, jangan sembarang masker, pilihlah yang direkomendasikan semisal masker N95.
  3. Banyak minum air putih dan kunsumsi makanan sehat seimbang (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral).
  4. Jangan segan konsultasi ke dokter untuk memastikan kondisi kesehatan.
  5. Karena lebih banyak di dalam ruangan, maka minimalisasi udara kotor dalam ruangan. Bersihkan ruangan rumah dari paparan polusi debu dan asap. Memasang penyaring udara di rumah juga merupakan langkah yang baik.
  6. Gunakan alat pemurni udara atau air purifier di ruangan.
  7. Untuk lebih menyehatkan ruangan, bisa pula dengan memanfaatkan lampu UV dan ozon sebagai alat desinfektan. Dalam hal ini, Hydroclean yang merupakan pioner jasa premium pembersih tungau dan debu, punya layanan MicroTech–Ray. Tertarik?

**

Daftar Bacaan:

https://bandung.kompas.com/read/2019/09/23/14525191/apa-dampak-asap-kebakaran-hutan-dan-lahan-bagi-tubuh-manusia?page=all

https://tirto.id/bahaya-asap-karhutla-yang-masuk-dan-bertahan-dalam-tubuh-einT

https://www.bbc.com/indonesia/majalah-49738855

https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/bahaya-asap-kebakaran-hutan/

https://lifestyle.bisnis.com/read/20140314/220/210887/8-dampak-asap-kebakaran-terhadap-kesehatan

Debu dan Tungau Perparah Penderita Asma, Udah Tau? 

Debu dan tungau merupakan zat alergen pencetus asma. Bagi penderita asma, debu dan tungau bagaikan ‘musuh bebuyutan’. Betapa tidak, kehadiran debu dan tungau di sekitarnya selalu bikin penderita asma tambah menderita. Semula mungkin bersin-bersin, hidung berair, lama-lama jadi sesak napas.

Sesak napas tersebut, menurut Dr dr Zakiudin Munasir, Sp.A(K) dalam bukunya “Mengenal Alergi pada Anak”, disebabkan oleh tebalnya dinding saluran napas. Penebalan ini akibat dari penyempitan saluran napas yang disertai peradangan. Setelah sesak napas, lantas apa? Ya kekurangan oksigen tentunya. Inilah yang disebut serangan asma. Serangan ini lamanya bisa sebentar, bisa juga lama (berhari-hari, bahkan bertahun-tahun).

Kalau sudah terdengar bunyi napas ngik-ngik, berarti lumayan berat asmanya. Napas berbunyi seperti itu disebabkan oleh penyempitan napas, sama halnya ketika orang bersiul. Napas pendek yang dialami penderita asma seperti ini seringkali mengganggu aktivitasnya, semisal naik tangga.

Asma yang dibiarkan saja bertahun-tahun akan menjadi kronis. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan saluran napas yang permanen dan disebut remodelling. Artinya, struktur jalan napas berubah dari normal. Sehingga, menimbulkan hambatan aktivitas yang menetap. Kondisi remodelling pada akhirnya bisa menimbulkan gejala penyakit obstruksi atau sumbatan paru kronis, yang berakibat menurunkan fungsi paru. Padahal, paru adalah organ pernapasan yang vital, bukan?

Untuk mencegah atau mengurangi kekambuhan asma, ya tentunya diobati dengan berkonsultasi pada dokter. Tapi, langkah pertamanya tentu saja menghindari pencetusnya, yakni dengan menghilangkan debu dan tungau di rumah.

Sebagai alergen asma, debu dan tungau memicu reaksi alergi. Dalam hal ini pertahanan selaput lendir (mukosa) pernapasan menurun. Debu dan tungau sebagai aeroallergen bisa merusak secara langsung atau mengiritasi pertahanan tubuh di saluran napas.

Banyak cara untuk membebaskan rumah dari debu dan tungau, salah satunya dengan rajin memvakum ruangan-ruangan di rumah. Vacuum cleaner yang tepat untuk membasmi tungau adalah yang berteknologi HydroAllergenic System. Teknologi ini mampu mengangkat debu sekaligus tungau yang bersarang di kasur/matras, sofa, karpet, dan gorden.

Sistem HydroAllergenic bisa mengisap debu dan tungau dengan daya isap lebih dari 20.000 rpm dan dengan teknologi Separator berkemampuan memisahkan partikel udara, debu, dan tungau. Sistem ini juga dilengkapi dengan air purifier yang memanfaatkan senyawa minyak organik esensial, sehingga aman buat anak-anak, bahkan buat bayi sekalipun. Tak ada bahan kimia berbahaya dan 100% kering.

Mau teknologi yang seperti itu? Kalau tak mau ribet, ya tinggal kontak saja HydroClean, pioner jasa premium pembersih debu dan tungau yang profesional.

**

Bahan Bacaan:

Buku Mengenal Alergi pada Anak, Petunjuk Praktis Mengenai Alergi pada Anak untuk Awam dan Kalangan Medis Anak oleh Dr. dr. Zakiudin Munasir, Sp.A(K), Penerbit Buku Kompas, 2016.

https://www.halodoc.com/kesehatan/asma

https://www.ciputrahospital.com/apa-itu-asma-ciri-ciri-gejala-penyebab/

https://www.dekoruma.com/artikel/70826/membasmi-tungau-debu

Solusi Pintar Atasi Polusi Udara Kota Jakarta 

Polusi udara Kota Jakarta saat ini di urutan ketiga yang paling parah di dunia, setelah Hanoi (Vietnam) dan Dubai (Uni Emirat Arab). Fakta ini bersumber dari AirVisual. Lembaga ini mengukur Air Quality Index (AQI) Jakarta yang berada di 145. Sementara Hanoi berada di 163 dan Dubai di 152. Apa artinya? Artinya, udara Kota Jakarta semakin tidak sehat, lebih-lebih bagi mereka yang sensitif alias alergi udara kotor. Kalau Jakarta seperti itu, apakah berarti kota-kota besar lainnya aman? Ya belum tentu juga. Kebanyakan kota-kota besar di mana pun memang punya problem polusi udara.

Udara kotor pastinya menganggu kesehatan kita. Jadi, kita jangan tinggal diam menunggu pemerintah mengatasinya, atau bersikap tak peduli. Kalau diri dan keluarga Anda adalah ‘harta’ yang paling berharga, maka harus cari solusinya. Salah satu solusinya adalah memanfaatkan MicroTech-Ray.Teknologi ini mampu menguraikan gas berbahaya dalam polusi udara seperti NH3 (amonia), C7H8 (toluena), dan HCHO (formaldehida/formalin), menjadi gas yang aman yakni H2O (air) dan O2 (oksigen), serta CO2 (karbondioksida). Air, oksigen, dan karbondioksida bermanfaat bagi kehidupan ini.

Selain bisa menguraikan gas berbahaya dalam udara berpolusi, MicroTech-Ray juga bermanfaat membunuh bakteri dan kuman, juga virus dengan efektivitas hingga 99,9 persen. Boleh dibilang MicroTech-Ray membasmi hampir semua kuman atau mikroorganisma pengganggu kesehatan penghuni rumah. Karena teknologi ini juga bisa mengurangi kelembapan ruangan, maka jamur pun hengkang. Terbebasnya ruangan dari segala jenis kuman, bakteri, jamur, virus, berarti mengurangi risiko penularan penyakit semua penghuni rumah.

Perlu Anda ketahui bahwa dalam sebuah rumah bisa ada lebih dari 125.000 jenis bakteri dan 70.000 jenis jamur. Hasil studi ini juga menyebutkan bahwa rata-rata rumah yang telah dibersihkan setiap hari pun masih menyimpan lebih dari 5.000 jenis bakteri dan 2.000 jenis jamur. Ihhh… kebayang kan betapa berisikonya kalau kita diamkan saja.

Dengan sinar UV (ultra violet) dan ozon (O3), Micro Tech-Ray menyinari setiap ruangan selama 30-60 menit (tergantung luas ruangan). Kamar bayi, kamar orang tua, kamar mandi, dapur, ruang tamu, ruang bermain anak, kantor, bahkan ruangan hewan peliharaan, menjadi bebas kuman dan bakteri.

Lampu UV dalam teknologi MicroTech-Ray bisa bermanfaat sebagai alat desinfektan (pensteril kuman). Lampu desinfektan ini efektif membunuh bakteri dengan proses yang bisa dibilang sangat mudah. Kelebihan lampu UV salah satunya mereduksi bakteri dengan aman dan tokcer tanpa meninggalkan residu.

Sinar UV sangat efektif menonaktifkan mikroogranisma, semisal virus, protozoa (amoeba), dan bakteri. Caranya, lampu UV mengirimkan energi elektromagnetik ke lampu merkuri menuju materi genetik DNA dan RNA mikroorganisma. Ketika sinar lampu UV menembus bagian dinding sel mikroorganisma tersebut, lantas melumpuhkan kemampuan reproduksinya. Artinya, perkembang-biakan kuman terhambat. Dalam hal ini, sinar lampu UV mengacaukan dan mengganggu rantai RNA/DNA dalam proses duplikasi sel bakteri. Mikroorganisme pun akhirnya menjadi tidak aktif dan stop berkembang-biak

Sedangkan ozon (O3) merupakan salah satu gas yang membentuk atmosfer. Pemanfaatan ozon kini sudah meluas. Molekul ozon merupakan pembersih atmosfer yang efisien dari polutan-polutan udara yang mengapung di atmosfer. Reaksi polutan-polutan udara dengan molekul ozon yakni akan mengikat polutan udara. Secara tidak langsung, molekul ozon yang bereaksi dengan zat polutan udara akan membentuk gas oksigen (O2).

Nah, sekarang paham kan kenapa MicroTech–Ray bisa jadi solusi pintar untuk mengatasi polusi udara Kota Jakarta yang kian parah. Tentunya mengatasinya dari ruangan atau rumah kita. Jadi, gak perlu tuh ngomel-ngomel atau terus-menerus nyalahin pihak lain. Selain semua pihak memang harus mengoreksi diri dan berikhtiar, ya kita juga harus pintar memilih solusi buat kesehatan diri dan keluarga kita. Kalau bukan kita sendiri yang peduli pada rumah dan keluarga kita, terus siapa?

Bahan Bacaan :

https://news.detik.com/berita/d-4655259/jakarta-kota-paling-berpolusi-ke-3-sedunia-versi-airvisual-pagi-ini

www.klikdokter.com/info-sehat/read/3485818/inilah-bagian-rumah-yang-jadi-sarang-kuman

https://docplayer.info/44748782-Pemanfaatan-potensi-ozon-di-indonesia.html

 

Melahirkan di Rumah, Menyongsong Bahagia! 

Melahirkan di rumah (home birth), senangnya pasti kebayang deh! Gak perlu repot-repot bolak-balik ke klinik atau rumah sakit, setiap saat bisa didampingi keluarga dan orang-orang tercinta, ini baru di antaranya lho…. Belum lagi, yang pasti sih lebih irit biaya.

Kok bisa? Ya kan kita gak perlu bayar biaya ruangan di klinik atau rumah sakit. Lebih-lebih bagi Anda yang punya rumah sehat dan nyaman, alangkah senangnya kalau bisa melahirkan di rumah sendiri.

Emang apa aja sih manfaat melahirkan di rumah? Tengok yuk:

Mempercepat proses relasi naluri ibu-bayi: Ibu bisa segera menyusui sang bayi. Jadi proses Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan ASI (air susu ibu) bisa lebih cepat dilakukan.

Menenangkan si ibu saat melahirkan. Gambaran rumah sakit atau klinik yang ‘menakutkan’ bagi beberapa ibu yang akan melahirkan bisa reda kalau yang dia bayangkan adalah melahirkan di rumahnya sendiri. Kecemasan akan menghadapi rasa sakit saat melahirkan pun bisa menurun.

Menghemat biayamelahirkan. Biaya melahirkan di rumah tentunya lebih rendah ketimbang di klinik bersalin atau rumah sakit.

Akan tetapi, perlu persyaratan lho… kalau ingin melahirkan di rumah. Syarat pertama tentunya si ibu tak punya risiko tinggi kalau melahirkan di rumah. Setelah itu, ruangan untuk melahirkan di rumah juga memenuhi persyaratan untuk digunakan sebagai tempat ibu melahirkan.

Nah, buat Anda yang ingin melahirkan di rumah, American Pregnancy Association berpesan tegas agar ada persiapan yang matang demi memastikan kesehatan bayi baru lahir dan si ibu yang melahirkan.

1. Persiapan Ibu Melahirkan

Kalau ibu yang akan melahirkan kondisi kehamilannya normal dan kesehatan ibu dan bayi baik, tentu saja melahirkan di rumah bisa dilakukan. Tentu saja ada risiko untuk hal apa pun. Namun, risiko bisa diminimalisasi bila kita tahu betul apa yang harus dipersiapkan. Kalau ibu berisiko tinggi untuk melahirkan di rumah ya tentu saja jangan dilakukan.

Melahirkan di rumah bisa dilakukan bila si ibu:

  • Dlam kondisi sehat dan tidak berisiko komplikasi.
  • Ingin mengurangi kecemasan akan rasa sakit saat melahirkan.
  • Tidak punya riwayat melahirkan dengan cara operasi caesar atau bayi lahir prematur sebelumnya.
  • Ingin bisa melahirkan dengan kondisi yang nyaman.

Walaupun judulnya melahirkan di rumah, tapi tentu saja tetap dibutuhkan kehadiran bidan atau dokter saat ibu melahirkan. Hal ini agar proses persalinan dapat lancar dan ibu berikut bayi dalam kondisi selamat dan sehat. Kalau-kalau terjadi komplikasi, bidan atau dokter yang hadir di rumah akan dengan sigap bisa mengatasinya.

Bidan atau dokter yang terampil akan segera bisa mendeteksi kala ada indikasi masalah dalam persalinan yang bisa mengancam keselamatan ibu dan bayi. Bidan atau dokter biasanya juga membawa peralatan yang diperlukan untuk melakukan tindakan darurat, sebut saja tabung oksigen, infus, serta obat-obatan untuk menghentikan perdarahan pasca-melahirkan. Melahirkan di rumah tidak bisa dilakukan kalau si ibu:
– Tekanan darahnya tinggi, mengalami preeklampsia.
– Tingkat cairan amnionnya terlalu rendah atau tinggi.
– Kondisi janin berkelainan.
– Bayinya lahir prematur (belum cukup usia kandungannya).

– Janinnya kembar.
– Positif HIV.
– Memiliki anemia, diabetes, gangguan neurologis, jantung, paru-paru, atau penyakit ginjal.
– Pecandu narkoba.
– Pernah mengalami komplikasi pada persalinan sebelumnya.

Selama kehamilan, Anda yang ingin melahirkan di rumah bisa mengonsultasikannya dengan dokter atau bidan Anda, apakah Anda bisa melahirkan di rumah dengan aman. Konsultasikan pula metode persalinannya, apakah metode konvensional, water birth (melahirkan dalam air), atau metode lainnya. Pilihan metode ini akan menentukan paeralatan apa saja yang harus Anda siapkan di rumah untuk proses melahirkan nantinya.

Persiapkan pula kendaraan yang bisa digunakan dalam kondisi darurat ke rumah sakit. Antisipasi pula rumah sakit yang bisa dicapai tanpa butuh waktu yang lama, paling tidak makan waktu 15 menit perjalanan dengan mobil. Alat komunikasi di rumah semisal telepon dan ponsel juga harus berfungsi dengan baik saat hari melahirkan.

2. Persiapan Ruangan Melahirkan di Rumah

Bukan rahasia lagi kalau melahirkan itu adalah saat yang tidak menyenangkan karena rasa sakit pasti muncul. Malah boleh dibilang itulah puncak rasa sakit. Maka itu, perlu persipan ruangan yang nyaman dan menyenangkan agar rasa sakit ibu yang melahirkan bisa menurun.

Survei The National Childbirth Trust, UK, terhadap 2.000 ibu di Inggris, Skotlandia, dan Irlandia menyebutkan, suasana ruang melahirkan adalah faktor yang sering diabaikan. Padahal di setiap negara ada standar ruang bersalin yang jadi acuan, termasuk di Indonesia tentunya.

Berikut ini lima kebutuhan yang harus dipenuhi sebuah ruangan melahirkan menurut Labor Delivery Room Design, Perkins & Will Research Journal, Vol. 06.01:

1. Relaksasi

Ibu yang melahirkan butuh dalam kondisi relaks. Kondisi ini bisa dicapai bila kamar atau ruangan bersih dan bebas kuman. Juga desain ruangan menarik dengan interior yang menenangkan semisal gambar pemandangan yang indah atau cat dinding yang lembut.Untuk menunjang kebutuhan relaksasi di ruangan melahirkan, sediakan kursi atau sofa yang bersih dan nyaman. Letakkan furnitur yang bebas noda, juga bebas debu dan tungau. Jangan lupa sertakan minyak aromaterapi di runagan melahirkan.

2. Ketenangan

Pasang musik yang menenangkan jiwa si ibu.Lengkapi ruangan ibu melahirkan dengan perangkat digital sound. Minimalisasi suara-suara yang tidak perlu. Kalau perlu buat dinding ruangan kedap suara.

3. Buat suasana ruangan jadi temaram dan ada privasi.

Jaga akses visual yang bisa masuk ke kamar ibu melahirkan. Antisipasi kendala terhadap pencahayaan kamar (nyala/hidup/level pencahayaan). Juga jaga privasi saat ada orang keluar/masuk ruangan. Untuk hal ini, ruangan sebaiknya bertirai atau punya gorden jendela. Pastikan gorden ini bersih dan bebas debu serta tungau.

4. Kenyamanan

Pada saat pembukaan awal proses melahirkan, ibu bisa tetap aktif semisal dengan melakukan hidroterapi dengan mandi berpancuran atau kolam air. Saat proses melahirkan, ibu bisa menggunakan alat bantu persalinan (bangku bersalin, bola-bola persalinan, bantal, birth mat, rebozo). Permudah pula akses ibu ke toilet dan ke makanan/minuman ringan.

5. Kehadiran pendamping saat melahirkan.

Proses melahirkan akan menenangkan ibu kalau ada yang mendampingi. Makanya perlu dipersiapkan kursi atau furnitur bagi si pendamping.
Sebaiknya di ruangan melahirkan ada area mobilisasi bagi ibu, model furniturnya juga yang bisa dilipat/digeser, dan tersedia tangga terapi.Sediakan pula kolam air (labor pool), lengkapi pula alas anti-slip, dan gantungan handuk yang gampang dijangkau. Sediakan juga tempat penyimpanan untuk alat bantu persalinan, toilet yang mudah dicapai dengan pegangan pada dinding. Hadirkan juga kulkas kecil.

Sumber:

https://www.ayahbunda.co.id/kelahiran-tips/-kamar-bersalin-ideal-

https://www.alodokter.com/kamu-bisa-melahirkan-di-rumah-bila-sudah-penuhi-5-hal-ini

https://www.haibunda.com/kehamilan/20180129144436-49-12981/bunda-berencana-melahirkan-di-rumah-perhatikan-hal-ini-dulu-yuk

https://hellosehat.com/kehamilan/melahirkan/risiko-melahirkan-di-rumah/

https://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/19/04/27/pqljmi459-ini-yang-harus-diketahui-jika-ingin-melahirkan-di-rumah

Tips Perawatan Sofa Kulit Tetap Cantik

Sofa kulit memang klasik, dan banyak yang lirik. Apa pasal? Selain elegan kalau diletakkan di ruangan, sofa kulit juga nyaman digunakan. Supaya furnitur favorit ini tetap awet cantik ya perlu perawatan rutin. Yuk, simak tips perawatannya:

Bersihkan Secara Rutin

Sofa kulit yang dibersihkan secara berkala, warna dan teksturnya akan terjaga. Bersihkan setiap bulan dengan sikat khusus yang aman untuk material kulit. Kalau Anda membersihkan sofa kulit dengan mesin pengisap debu, gunakan ujung yang berbulu halus dan waspadai jangan sampai menggores permukaan kulit sofa.

Selain untuk melenyapkan debu, langkah ini juga untuk menghilangkan partikel-partikel kulit mati dan kotoran lain yang menumpuk pada permukaan kulit sofa. Pastikan Anda juga membersihkan pinggiran, jahitan, dan celah-celah sofa karena di daerah tersebut kotoran sering berkumpul. Jangan gunakan sembarangan sikat atau lap. Kalau sudah bersih, keringkan menyeluruh.

Lenyapkan Kotoran Sedini Mungkin

Kotoran di sofa kulit harus segera dilenyapkan. Pasalnya, semakin lama didiamkan, kotoran akan mengkristal alias membandel. Kotoran atau noda bandel tersebut asalnya bisa dari tumpahan air minum, debu, jamur, ataupun keringat. Lengan sofa kulit Anda biasanya merupakan bagian yang paling mudah kotor dan menghitam.

Adapun cara membersihkannya yakni basahi dengan air bersih kemudian lap dengan kain halus. Jangan menggosok-gosoknya, cukup tekan bagian sofa kulit yang kotor hingga kotoran terserap.

Jauhkan dari Sinar Matahari atau Panas Tinggi

Letakkan sofa kulit di ruangan yang tak terkena sinar matahari langsung atau paparan panas yang tinggi. Kalau hal ini terjadi untuk jangka panjang, jangan heran kalau sofa kulit Anda warnanya jadi kusam dan tekstur kulitnya berubah. Letakkan sofa kulit Anda setidaknya satu meter dari sumber panas. 

Pilih Cairan Pembersih yang Tepat

Jangan gunakan sembarang cairan pembersih untuk sofa kulit Anda. Pasalnya, pori tekstur kulit yang asli cepat menyerap cairan. Nah, penggunaan cairan pembersih yang tidak tepat bisa menyebabkan sofa kulit Anda menjadi belang warnanya. Penggunaan lotion untuk kulit lebih baik dilakukan setiap tiga bulan sekali.

Antisipasi Kerusakan dengan Pelapisan

Kalau Anda punya sofa kulit baru, coba lapisi dulu sofa kulit Anda dengan pelapis khusus sebelum digunakan. Tapi, kalau telanjur sudah digunakan, ya apa boleh buat, lakukan saja pelapisan setelah membersihkannya lebih dulu dari semua debu dan kotoran.

Selain dilapisi material pelapis khusus, kulit sofa Anda juga bisa dilapisi pelembap kulit. Material kulit memang pada dasarnya memproduksi minyak untuk melapisi dan melindungi permukaannya dari retak-retak atau pecah-pecah karena terlalu kering. Kalau sudah cukup lama digunakan, sofa kulit mengalami penurunan produksi lapisan minyak alaminya. Untuk mengantisipasi hal ini, ganti kandungan minyak aslinya dengan produk perawatan bahan kulit yang tepat. 

Percayakan Perawatan pada Ahlinya

Kalau Anda ragu membersihkan sendiri sofa kulit Anda, percayakan saja perawatannya kepada profesional yang memang lebih memahami dan berpengalaman. Di HydroClean ada layanan Leather Rejuvenation untuk sofa kulit Anda. Servis ini khusus untuk mencerahkan warna sofa kulit dari noda membandel. Formulasinya berbahan dasar air yang aman bukan hanya untuk kulit sofa melainkan juga untuk kulit manusia karena pH netral, BPA free, biodegerable, dan waterbase. Tertarik mencoba?

Rujukan :

https://properti.kompas.com/read/2012/10/04/13525448/7.langkah.agar.sofa.kulit.kembali.cemerlang?page=all

https://www.dekoruma.com/artikel/39165/merawat-sofa-kulit

https://artikel.rumah123.com/merawat-sofa-kulit-agar-irit-27835

Sirkulasi Udara Rumah Tambah Oke dengan Lampu UV

Sirkulasi udara di rumah beperan penting dalam hal kenyamanan rumah. Semakin nyaman, semakin kita betah di rumah, ya kan? Salah satu sisi positif  yang kita suka ketika di adalah menghemat isi kantong. Banyak hal yang bisa kita lakukan kalau rumah kita nyaman. Kalau sumuk atau gerah, kita bawaannya mau nongkrong di mal atau kafe saja. Alhasil tanpa terasa kantong pun jadi bolong.

Nah, kalau Anda atau anggota keluarga ada yang tak betah di rumah, mungkin saja sirkulasi udara adalah biang keladinya. Yuk, kita beri perhatian pada sirkulasi udara di rumah kita!

Tiga Faktor yang Mempengaruhi Sirkulasi Udara

Sirkulasi udara dalam sebuah rumah dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni temperatur, kelembapan, dan pergerakan udara. Nah, supaya rumah bisa selalu nyaman, kita perlu menjaga keseimbangan ketiga faktor tersebut dengan kondisi iklim di luar bangunan rumah. Dengan begitu, kalau kondisi di luar rumah sedang panas, maka kondisi di dalam ruangan bisa tetap nyaman dengan cara udara yang sejuk atau dingin tetap mengalir.

Berikut beberapa cara agar rumah kita punya sirkulasi udara yang baik:

Bukaan Jendela

Jendela yang cantik boleh jadi menambah nilai tambah rumah Anda. Tapi, jangan lupakan juga fungsinya. Ukuran jendela sebaiknya cukup besar agar udara bebas masuk dan keluar rumah. Jendela sebaiknya juga mengarah ke Utara atau Selatan untuk menghindari cahaya langsung matahari. Kalau kadung menghadap Timur atau Barat, gimana?  Ada solusinya, pakai tirai atau penghalang sinar matahari jenis yang lainnya.

Buka jendela setiap hari agar udara dalam rumah berganti dengan udara yang baru.

Ventilasi Silang

Ventilasi silang maksudnya adalah ventilasi yang dibuat berhadapan pada dua sisi dengan ukuran yang berbeda. Tujuannya agar memudahkan udara masuk-keluar ruangan. Ventilasi yang semacam ini membantu kestabilan kelembapan sebuah ruang dalam rumah Anda.

Sebuah ruang setidaknya punya satu ventilasi. Untuk ruangan yang cukup besar sebaiknya ada dua atau lebih ventilasi. Jangan lupa secara rutin Anda membersihkan ventilasi dari debu dan kotoran. Kalau jarang dibersihkan, maka debu-debu yang melekat akan menghambat sirkulasi udara dalam ruangan.

Kehadiran Tanaman

Bukan berita baru bahwa hadirnya tanaman atau pohon di rumah bisa meneduhkan ruangan. Pohon atau tanaman bisa menghalangi radiasi sinar matahari ke dalam rumah sekaligus mampu mengalirkan udara sejuk.

Yang lagi trend saat ini adalah taman vertikal (vertical garden). Pada rumah yang luasnya terbatas (rumah sempit), taman vertikal sangat membantu untuk menciptakan sirkulasi udara yang baik dalam rumah.

Ketinggian Plafon

Tinggi-rendahnya plafon rumah juga berpengaruh bagi sirkulasi udara dalam ruangan. Semakin tinggi plafon, maka semakin baik sirkulasi udara dalam rumah. Idealnya sih tinggi plafon rumah antara 2,8 meter hingga 3,2 meter.

Bentuk Atap

Bentuk atap juga bisa menyumbang bagi kenyamanan udara di rumah. Bentuk atap limas (joglo) memberikan pengudaraan (sirkulasi udara) pasif. Bentuk atap yang seperti ini bisa memerangkap udara panas dari luar rumah di antara ruang kosong atap dan plafon. Udara panas yang terkumpul dalam ruang tersebut tak langsung turun ke bawah, sehingga ruangan rumah tetap nyaman.

Penempatan Perabot

Agar sirkulasi di rumah bisa berlangsung dengan baik, maka perabot atau furnitur rumah harus ditata tak menghalangi perjalanan udara di dalam rumah. Aturlah perabot rumah dengan baik, sehingga masih tersisa ruang lapang bagi masuk dan keluarnya udara dalam rumah.

Kipas Angin dan AC

Kipas angin dan AC bisa membantu melancarkan sirkulasi udara dalam ruangan. Tapi, ada tapinya nih, jangan lupa membersihkannya dari debu dan kotoran secara rutin. Paling tidak dua minggu sekalilah. Letakkan kipas angin di dekat ventilasi untuk memaksimalkan sirkulasi udara dalam rumah. Kalau menggunakan AC jangan lupa untuk menutup rapat ruangan agar jangan sampai ada energi listrik terbuang sia-sia.

Ventilasi Tambahan

Kalau bentuk atap merupakan pengudaraan (sirkulasi) pasif, maka extractor dan exhaust-fan adalah pengudaraan tambahan yang aktif. Piranti tersebut merupakan tambahan untuk sirkulasi udara semisal di dapur dan kamar mandi. Kalau Anda menggunakan piranti ini jangan lupa membersihkannya secara rutin.

Kalau sirkulasi udara rumah sudah baik, bereslah sudah. Eiiitsss..! nanti dulu. Sirkulasi udara yang baik memang salah satu faktor rumah sehat. Tapi, udara yang lancar bukan berarti bebas kuman lho! Untuk tambah menyehatkan udara rumah, maka perlu langkah selanjutnya yakni membebaskan rumah dari kuman. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan MicroTech-Ray. Teknologi ini merupakan penyinaran dengan ultra-violet (UV) dan ozon (O³) untuk mencegah infeksi kuman.

Sebagaimana penyaringan air isi ulang agar higienis, udara pun bisa disterilkan dengan Micro-Tech-Ray. Sebagaimana diketahui, Ozon (O3) merupakan salah satu gas yang membentuk atmosfer. Berkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, molekul ozon secara tak langsung (melalui proses kimia terlebih dahulu di laboratorium) bisa dimanfaatkan dalam proses sterilisasi.

Molekul ozon juga berperan sebagai pembersih atmosfer yang efisien dari polutan-polutan udara yang mengapung di atmosfer. Reaksi polutan-polutan udara dengan molekul ozon, akan mengikat polutan udara. Secara tidak langsung, molekul ozon yang bereaksi dengan zat polutan udara tersebut akan membentuk gas oksigen (O2).

Anda tertarik pada teknologi tersebut? Nah, HydroClean yangmerupakan pioner jasa premium pembersih tungau dan debu, kini menyediakan layanan baru dengan teknologi tersebut. MicroTech–Raymerupakan layanan canggih yang menggunakan sinar UV dan ozon untuk mencegah infeksi yang menghalangi pertumbuhan mikroorganisme dan mematikan bakteri, kuman, serta virus dengan efektivitas hingga 99,9%.

Dengan menggunakan lampu UV, setiap ruangan di rumah Anda akan disinari selama 30-60 menit (tergantung luas ruangan). Jadi, pengaplikasiannya per ruangan. Setelah penyinaran ini, udara di ruangan-ruangan rumah Anda selain bersih dari debu dan tungau, juga bebas dari kuman penyakit. Jangan ragu, mari manfaatkan layanan baru ini!

Sumber :

http://jasaarsitekjakarta.com/tips-tips-menghadirkan-sirkulasi-udara-yang-baik-bagi-rumah-tinggal/

https://www.liputan6.com/lifestyle/read/2339672/agar-sirkulasi-udara-rumah-berjalan-dengan-baik

https://id.wikipedia.org/wiki/Ozon

Lebaran Tanpa Debu dan Tungau, Yuk!

Lebaran identik dengan lembaran baru yang suci. Artinya, benar-benar ber-sih. Jadi tak heran menjelang Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri, bersih-bersih rumah masuk prioritas. Termasuk membersihkan karpet, gorden, sofa, mat-ras atau kasur berikut bantal. Pokoknya saat Lebaran rumah harus bersih, bebas debu dan tungau agar keluarga dan para tamu yang berkumpul di ru-mah bisa bersilaturahim dengan nyaman.

Bicara soal bersih-bersih rumah, mungkin Anda kadang bingung dari mana memulainya. Untuk gampangnya, coba bersihkan debu dan kotoran mulai dari atap lalu turun ke bagian di bawahnya agar debu dan kotoran berakhir di lantai. Dengan begitu Anda tak akan bolak-balik berlainan arah saat mem-bersihkan debu dan kotoran di rumah. Pada akhirnya, Anda tinggal mem-bersihkan debu dan kotoran yang mengumpul di lantai.

Setelah itu, barulah membersihkan detail-detail bagian rumah. Bagi saja jadi 2 bagian pembersihan, di dalam dan di luar rumah:

BAGIAN DALAM RUMAH

Membersihkan bagian dalam rumah mulailah dari barang-barang yang sering dihinggapi debu dan tungau, yaitu sofa, karpet, gorden, kasur. Setelah itu, ke barang-barang yang lainnya:

Sofa

Furnitur satu ini tentunya sangat berjasa bagi kita. Sofa adalah tempat menempatkan tubuh kita saat berbincang dengan para tamu atau anggota kelurga. Sofa juga tempat kita menyerahkan badan kala lelah. Jadi, pantas dong kalau Anda memberi perhatian lebih padanya menjelang Lebaran ka-rena benda rumah yang satu ini pastinya sangat fungsional. Kalau Anda tak pintar membersihkan sofa, kenapa tak memanfaatkan jasa membersihkan sofa yang profesional. Selain sofa jadi bersih, juga bebas bau.

Karpet

Karpet adalah benda yang sering kita gunakan di rumah. Benda ini selain mempercantik tampilan rumah, juga sering berfungsi melindungi lantai atau telapak kaki penghuni rumah dari dinginnya lantai. Sebegitu bergunanya karpet, maka menjelang Lebaran sudah sepantasnya benda rumah ini jadi perhatian kita. Anda bisa me-laundry-nya ataupun yang lebih praktis adalah dengan menyedotnya.

Gorden

Agar gorden tampak bersih dan menawan saat Lebaran, sebaiknya dicuci bersih. Tapi, masalahnya gorden itu bermacam-macam modelnya. Ada yang simpel, ada pula yang ribet semisal penuh rimpel-rimpel, rumbai-rumbai, pita atau kerutan, sehingga ketika melepasnya atau memasangnya kembali bikin repot. Lebih-lebih kalau rumah Anda besar dengan bayak jendela yang bergorden. Ada cara yang lebih praktis yakni dengan menyedotnya, se-hingga debu berikut tungau yang bersarang di gorden bisa lenyap tanpa bi-kin Anda repot.

Kasur

Meski para tamu yang datang ke rumah jarang yang masuk kamar, tapi kebersihan kasur bukan hal yang bisa Anda cuekin menjelang Lebaran. Ka-lau hati kita menjadi bersih sampai ke relung-relungnya saat Lebaran, begitu juga dengan rumah, bersih sampai ke kasur dan bantal. Gantilah sprei dan sarung bantal dengan yang bersih dan cantik sesuai tema Lebaran yang Anda pilih. Jemur kasur dan bantal sebelum Hari Lebaran agar tungau mati. Atau bisa juga Anda mem-vakumnya. Tapi, kalau Anda tak mau repot-repot, panggil saja jasa sedot debu dan tungau yang profesional.

Peralatan Makan

Keluarkan peralatan makan yang sekiranya akan digunakan selama Lebaran. Berapa jumlah tamu yang akan berkunjung dan Anda jamu makan? Cukupkan jumlahnya dan mulailah mencucinya dan menyiapkannya. Hal ini penting agar Anda tak mencari-cari sesuatu barang ketika tamu sudah da-tang.

BAGIAN LUAR RUMAH

Kalau bagian dalam rumah sudah bersih, kini Anda bisa beralih ke bagian luar rumah:

Atap

Menjelang Lebaran, tak ada salahnya Anda memeriksa keamanan dan kebersihan atap rumah. Juga talang-talang air. Adakah yang bocor atau pecah sehingga butuh untuk ditambal atau diperbaiki? Selain rumah akan tampak indah dari luar, keamanan penghuni rumah jadi terjaga karena terhindar dari kebocoran atap atau mampetnya talang air. Ganti genteng yang pecah dan perbaik talang yang mampet atau pecah.

Jendela

Kalau jendela bagian dalam sudah sering Anda bersihkan, kini giliran jendela bagian luar. Bersihkan semua debu dan kotoran yang menempel di jendela. Buatlah jendela-jendela Anda benar-benar bersih sehingga tampak indah di pandang dari luar rumah.

Dinding

Bersihkan dinding rumah dari semua debu dan kotoran. Kalau perlu cat ulang agar tampak bersih dan segar.

Halaman

Kesan pertama sebuah rumah bisa dilihat dari teras atau halamannya. Maka jangan segan-segan Anda membersihkan teras dan halaman rumah Anda menjelang Hari Raya. Gunting atau potong tanaman yang pertumbuhannya sudah ke mana-mana. Rapikan ranting-ranting pohon yang mengganggu lalu-lintas orang saat keluar-masuk rumah atau yang tak lagi sedap dipandang. Pangkas rumput yang panjang.

Saat di dalam dan di luar rumah Anda sudah bersih, maka Anda akan siap dan percaya diri menyambut para tamu saat Lebaran. Kerabat, kenalan, tetangga, teman, semuanya akan merasa nyaman bertamu di rumah Anda. Lebih-lebih bagi para penghuni rumah yang biasanya berkumpul pada Hari raya.

Kalau Anda tak punya waktu banyak untuk bersih-bersih rumah atau tak mau repot-repot, manfaatkan saja jasa penyedot debu dan tungau yang profesional. Anda bisa panggil HydroClean yang merupakan pioner jasa pre-mium pembersih debu dan tungau. Dengan layanan di 18 kota, HydroClean punya layanan profesional, di antaranya: HydroClean Plus Odour Busting, HydroClean Plus Sensio Baby, HydroClean Plus Rejuvenation, HydroClean plus Room insect Repellent. Ayo, wujudkan Lebaran tanpa debu dan tungaudi rumah Anda!

*

Rujukan:

https://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/tips/prynog414/cara-mudah-bersihbersih-rumah-selama-libur-lebaran

https://www.kompasiana.com/denik13/5b209a55dd0fa809b4053ca2/men-jelang-hari-lebaran-saatnya-bersih-bersih

https://cantik.tempo.co/read/1095491/sebelum-lebaran-lakukan-5-perawa-tan-rumah-ini-agar-bersih-total/full&view=ok

https://www.merdeka.com/gaya/5-daftar-kegiatan-bersih-bersih-rumah-jelang-lebaran.html

Bakteri, Jamur, dan Virus Mengintai Rumah, Waspada!

Bakteri, jamur, dan virus penyebab penyakit ada di rumah? Ya, pastilah! Jan-gankan di dalam rumah, di tubuh kita sendiri selalu ada bakteri, jamur, dan virus dalam peran mereka sebagai kuman (ada juga lho bakteri baik dalam tubuh kita). Kabar baiknya meskipun mereka ada di tubuh kita, selama daya tahan tubuh kita prima, maka tak menyebabkan kita jadi sakit.

Akan tetapi, gimana soalnya kalau bakteri, jamur, virus ada di rumah? Apakah rumah juga punya daya tahan sebagaimana tubuh kita? Tentu saja ada cara agar rumah kita punya daya tahan tinggi terhadap bakteri, jamur, dan virus, yakni dengan membersihkannya.

4 jenis bakteri yang sering muncul di rumah

Ada 4 jenis bakteri yang sering muncul di rumah. Mau tau apa aja? Pertama, Staphylococcus. Bakteri jenis ini menyebabkan infeksi dan kera-cunan makanan. Dia juga bisa resisten sehingga infeksinya pda tubuh kita sulit untuk diobati.

Kedua, Streptococcus. Bakteri jenis ini menyebabkan infeksi tenggorokan, kulit, lapisan pembungkus otak, dan paru-paru.

Ketiga, Pseudomonas. Bakteri ini berkembang biak di tempat-tempat basah yakni kolam, toilet, dapur, bak cuci, tanaman termasuk buah dan sayur. Bak-teri ini penyebab ruam kulit, infeksi mata dan telinga.

Keempat, Escherichia Colli (E. Colli). Bakteri ini sering ditemukan di saluran pencernaan manusia, di lingkungan sekitar, dan pada makanan. Bakteri Colli rajin berkembang biak di toilet dan kamar mandi yang jarang dibersihkan.

Sebagian dari bakteri ini bisa menyebabkan infeksi pernapasan hingga salu-ran kemih.

Bakteri lain yang merupakan kuman adalah Salmonella typhi. Kuman ini penyebab penyakit tifus. Selain bakteri, kuman di dalam rumah bisa berupa jamur dan virus. Amoeba yang tergolong Protozoa, misalnya, bisa me-nyebabkan diare atau muntaber.

Jamur yang sering menyebabkan infeksi adalah jenis Candida, Dermato-phyta, atau Malassezia. Ingat, kurap disebabkan oleh jamur jenis Dermato-phyta. Jamur ini hidup sentosa dari keratin, yaitu jenis protein yang terdapat di kulit, kuku, dan rambut kita. Sementara virus yang tersering menyebab-kan penyakit bagi orang rumah adalah virus influenza.

Ada Apa dengan Anjing?

Gimana cara kuman masuk rumah kita? Kuman hadir di rumah melalui tubuh kita, makanan yang terkontaminasi, hewan peliharaan, ataupun ber-sumber dari air dan udara.

Sebenarnya di bagian mana aja sih di rumah yang disinyalir jadi sarang ku-man?

Dapur

Ruangan rumah yang satu ini memiliki lebih banyak bakteri dan kuman ketimbang ruangan lain di rumah karena tempat menyimpan dan menyiap-kan makanan. Bahan makanan atau makanan yang telah dimasak merupa-

kan media yang gampang ditumbuhi bakteri dan kuman. Selain itu, be-berapa peralatan dapur seperti spons pencuci piring, talenan (papan tempat memotong), kulkas terutama dibagian khusus makanan mentah, wastafel dapur, dan meja, adalah tempat-tempat yang disukai bakteri dan kuman.

Kamar mandi

Kelembapan kamar mandi jadi tempat favorit bakteri dan kuman untuk ber-sarang. Jadi, jangan pernah bosan memberi perhatian pada keran dan bak kamar mandi, saluran air, lantai toilet, handuk, dan sikat gigi.

Tumpukan pakaian kotor

Menumpuk pakaian kotor jangan dijadikan hobi. Pasalnya, kebiasaan itu bisa jadi penyebab berkembang-biaknya bakteri dan kuman. Segera cuci pakaian kotor Anda ketimbang menumpuknya jadi ‘gunung’.

Ruang tamu dan ruang keluarga

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa jamur banyak dijumpai pada key-board komputer, remote control, stick video game. Bahkan, karpet ruangan yang tidak dibersihkan; 8 kali lebih kotor dari jalanan. Jadi, bersihkan karpet secara berkala.

Barang-barang pribadi

Tas, sepatu, ponsel, dan barang-barang pribadi yang lainnya sebenarnya ‘pembawa’ bakteri dan kuman ke dalam rumah. Menurut National Sanitation Foundation yang mensurvei 22 rumah tangga; ponsel, kunci, dompet, uang, dan kotak makan adalah ‘pembawa’ banyak bakteri ke dalam rumah. Nah, rajin-rajinlah membersihkan barang-barang pribadi agar tidak mengontami-nasi ruangan di rumah.

Hewan peliharaan

Sebuah penelitian belum lama ini mengungkapkan bahwa rumah yang mem-iliki hewan peliharaan sebut saja anjing, ternyata lebih banyak mengan-dungbakteri ketimbang rumah yang tidak ada hewan peliharaan.

Peneliti dari North Carolina State University, Prof. Dr. Rob Dunn, seperti dilansir Medical Daily, Senin (27/5/2013), bisa menebak apakah di sebuah rumah ada anjing atau tidak hanya dari melihat banyaknya bakteri yang menempel di layar TV atau sarung bantalnya.

Dunn dan para penelitinya mengambil sampel bakterinya dari beberapa tem-pat, yaitu di talenan, meja dapur, rak kulkas, kursi toilet, sarung bantal, ga-gang pintu, layar TV, dan pintu. Ternyata ada lebih dari 7.726 jenis bakteri yang bisa diidentifikasi dari studi ini. Dan rumah pemilik anjing diketahui lebih banyak menyimpan berbagai jenis bakteri, dan yang paling banyak ditemukan adalah di layar TV dan sarung bantal.

Layanan Baru Pemusnah Bakteri dan Kuman

 Sekarang Anda paham kan mengapa bakteri, jamur, dan virus bisa hadir di rumah? Nah, kini saatnya Anda mencermati kembali cara membersihkan ru-mah yang lebih efektif, yakni dengan disinfektan.

Hasil studi penelitian menyebutkan bahwa penggunaan disinfektan bisa membuat berbagai kuman mati. Selain pengaruh zat aktif yang dikan-dungnya, efektivitas disinfektan membunuh kuman juga ditentukan oleh do-sis dan frekuensi penggunaan yang disesuaikan dengan kondisi rumah.

Penyinaran ruangan-ruangan rumah dengan ultra-violet (UV) dan ozon (O³) bisa Anda manfaatkan sebagai alat proses disinfektan (pensteril kuman). Tak heran kalau lampu UV sering disebut juga sebagai lampu disinfektan.

Lampu disinfektan efektif membunuh bakteri dengan proses yang bisa dibi-lang sangat gampang. Selain itu, lampu UV merupakan alat desinfektan dengan berbagai kelebihan. Salah satunya yakni mereduksi bakteri dengan aman dan signifikan dan tidak meninggalkan residu.

Nah, kalau Anda sudah paham lampu UV dan ozon sebagai alat disinfektan, tentunya paham pula mengapa Hydroclean yang merupakan pioner jasa premium pembersih tungau dan debu, punya layanan baru yang diberi nama

MicroTech–Ray.

Micro Tech-Ray adalah penyinaran menggunakan sinar UV dan ozon untuk mencegah infeksi yang menghalangi pertumbuhan mikroorganisme dan me-matikan bakteri, kuman, dan virus dengan efektivitas hingga 99,9%. Dengan menggunakan lampu UV, setiap ruangan akan disinari selama 30-60 menit (tergantung luas ruangan). Jadi, pengaplikasiannya per ruangan. Ru-angan-ruangan Anda selain bersih dari debu dan tungau, kini juga bebas dari kuman penyakit secara efektif. Sayang keluarga? Cobalah layanan baru ini!

Sumber:

https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/sumber-bakteri-di-rumah/

https://gaya.tempo.co/read/1151782/4-jenis-bakteri-yang-sering-ada-di-ru-mah-intip-cara-mengatasinya

https://www.unilever.co.id/about/who-we-are/indonesia-hygiene-forum/arti-cle/melindungi-kesehatan-keluarga-dari-kuman-di-rumah.html

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-2256401/kuman-bakteri-lebih-banyak-hinggap-di-rumah-yang-pelihara-anjing

Ruangan Bebas Kuman Berkat MicroTech-Ray

Penyinaran dengan ultra-violet (UV) dan ozon (O³) untuk mencegah infeksi kuman sudah kita kenal cukup lama di dunia industri. Kita juga tahu bahwa lampu UV banyak pula digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Bukan sembarang lampu lho…, meskipun juga bukan lampu Aladin sih….

Memanfaatkan Lampu UV

Lampu UV bisa dimanfaatkan sebagai alat proses desinfektan (pensteril kuman). Dalam proses penyaringan air isi ulang, misalnya, perlu ada proses higienis dan steril agar kualitas air terjamin mutunya. Bebas dari mikroba kuman penyakit, sehingga aman dikonsumsi. Tak heran kalau lampu UV sering disebut juga sebagai lampu desinfektan.

Lampu desinfektan efektif membunuh bakteri dengan proses yang bisa dibilang sangat mudah. Selain itu, lampu UV merupakan alat desinfektan dengan berbagai kelebihan. Salah satunya yakni mereduksi bakteri dengan aman dan signifikan dan tidak meninggalkan residu.

Dalam studi penelitian, sinar UV sangat efektif menonaktifkan mikroogranisma, sebut saja virus, protozoa (amoeba), dan bakteri. Gimana caranya?

Gini… lampu UV mengirimkan energi elektromagnetik ke lampu merkuri menuju materi genetik DNA dan RNA mikroorganisma. Ketika sinar lampu UV menembus bagian dinding sel mikroorganisma tersebut, lantas melumpuhkan kemampuan reproduksinya. Artinya, perkembang-biakan kuman terhambat. Dalam hal ini, sinar lampu UV mengacaukan dan mengganggu rantai RNA/DNA dalam proses duplikasi sel bakteri. Mikroorganisme pun akhirnya menjadi tidak aktif dan berhenti memperbanyak diri. Nah, sekarang sudah paham kan?

Bagaimana dengan ozon (O3)?

Ozon adalah salah satu gas yang membentuk atmosfer. Pemanfaatan ozon biasanya di dunia pengobatan. Di Jerman, pemanfaatan ozon sudah meluas, di antaranya untuk perawatan kulit terbakar. Kalau di dunia industri, ozon antara lain digunakan untuk melenyapkan kuman (antiseptik) pada produk konsumsi sebelum dikemas dalam botol, kaleng, dan yang lainnya.

Berkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, molekul ozon secara tidak langsung (melalui proses kimia terlebih dahulu di laboratorium) bisa dimanfaatkan dalam proses sterilisasi air minum kemasan.

Molekul ozon juga berperan sebagai pembersih atmosfer yang efisien dari polutan-polutan udara yang mengapung di atmosfer. Reaksi polutan-polutan udara dengan molekul ozon, akan mengikat polutan udara. Secara tidak langsung, molekul ozon yang bereaksi dengan zat polutan udara akan membentuk gas oksigen (O2). Melalui proses kimia dalam laboratorium, gas oksigen yang dihasilkan tersebut bisa dimanfaatkan untuk campuran air minum kemasan, pernapasan buatan berupa tabung gas oksigen bagi pasien, dan lain-lain.

Nah, kalau sudah paham pemanfaatan lampu UV dan ozon sebagai alat desinfektan, tentunya paham pula mengapa Hydroclean yang merupakan pioner jasa premium pembersih tungau dan debu, punya layanan baru yang diberi nama MicroTech–Ray.

Micro Tech-Ray adalah penyinaran menggunakan sinar UV dan ozon untuk mencegah infeksi yang menghalangi pertumbuhan mikroorganisme dan mematikan bakteri, kuman, dan virus dengan efektivitas hingga 99,9%. Dengan menggunakan lampu UV, setiap ruangan akan disinari selama 30-60 menit (tergantung luas ruangan). Jadi, pengaplikasiannya per ruangan. Ruangan-ruangan Anda selain bersih dari debu dan tungau, kini juga bebas dari kuman penyakit secara efektif. Ayo, cobalah layanan baru ini!

Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Ozon

https://www.tanindo.net/kegunaan-dan-aplikasi-lampu-ultraviolet/

https://docplayer.info/44748782-Pemanfaatan-potensi-ozon-di-indonesia.html

Kulit Bayi Butuh Perhatian Lebih Lho!

Kulit bayi pastinya berbeda dengan kulit manusia dewasa. Bayi berkulit lebih lembut, lebih tipis, dan sensitif. Makanya perlu perlakuan khusus terhadap kulit bayi. Bayangkan, kulit bayi hanya 40-60 persen ketebalan kulit dewasa, sekitar 1-2 milimeter saja. Perlindungan terhadap lingkungan di sekitarnya pun masih rentan karena rambut pada kulit belum tumbuh banyak.

Perhatian Khusus pada Kulit Bayi

Kulit bayi juga rentan mengalami memar akibat benturan karena lapisan lemak yang pada kulit dewasa berfungsi sebagai bantalan, belum cukup te-bal. Fungsi kulit sebagai pelindung juga belum mencapai kondisi optimal pa-da bayi. Hal ini karena ikatan antara lapisan kulit atas (epidermis) dan lapisan bawah (dermis) belum terjalin kuat.

Melanin yang melindungi kulit terhadap sinar matahari, pada kulit bayi be-lum diproduksi banyak sehingga berisiko lebih mudah terbakar. Terhadap suhu di sekitarnya, bayi juga belum bisa beradaptasi maksimal. Hal ini ka-rena kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit bayi belum berfungsi penuh. Keringat hanya hadir di bagian tertentu saja di tubuh bayi.

Apa saja sih yang harus Anda perhatikan pada kulit bayi yang baru lahir? Warna, tektur, dan tanda pada kulit bayi yang baru lahir memang bisa ber-macam-macam. Kebanyakan semua hal itu lenyap dengan sendirinya seir-ing waktu berjalan. Kalau tidak hilang juga, konsultasikan ke dokter saat Anda
memeriksa bayi sesuai jadwalnya. Siapa tahu itu merupakan petanda sesuatu kelainan yang serius.

Soal warna kulit bayi, pada saat lahir warnanya kemerahan atau bisa juga ngepink. Kalau tangan dan kakinya berwarna kebiruan (akrosianosis) jangan
panik dulu, karena mungkin aliran darah dan oksigennya belum sempur-na. Warna kebiruan ini akan menghilang pada saat sistem peredaran si bayi terbuka.

Kalau ada bercak-bercak berwarna merah muda di sekitar mata atau di tengah-tengah kening bayi yang baru lahir, ini disebut nervus simplex, yang sering disebut “angel kisses” atau “bercak salmon”. Biasanya bercak ini akan memudar dalam waktu beberapa bulan. Kadang bercak yang sama juga tampak di tengkuk bayi baru lahir disebut “stork bite” yang juga akan menghilang.

Lapisan Kulit Putih Seperti Keju

Ada memar di kulit bayi Anda? Memar ini mungkin terlihat bercak-bercak berwarna biru atau warna lainnya di beberapa bagian kulit bayi. Tapi, tidak perlu khawatir. Anda bisa menanyakanhal ini kepada dokter Anda untuk memastikan bayi Anda baik-baik saja.

Pada kulit bayi yang baru lahir kadang juga tampak menggembung, teru-tama pada kepala atau matanya (edema), hal pun akan menghilang dengan sendirinya. Tapi, kalau pembengkakannya semakin besar, terutama jika terjadi di bagian tertentu, semisal tangan atau kaki, segera konsultasi-kan ke dokter.

Setelah 24-36 jam lahir, kulit bayi mungkin masih berwarna merah muda, kemudian mulai pecah-pecah. Kemungkinan akan mengelupas (terutama di bagian tangan dan kaki). Biasanya hal ini akan berhenti sendiri tanpa masa-lah.

Warna kulit bayi Anda mungkin bisa saja masih berubah menjadi keme-rahan saat ia menangis, atau berubah menjadi sedikit kebiruan atau berbintik-bintik saat da kedinginan.

Anda juga perlu tahu nih bahwa kulit bayi yang baru lahir dilapisi dengan vernix caseosa, yang berwarna putih seperti keju. Lapisan ini mungkin han-ya ada pada lipatan kulit bayi, seperti pada kakinya. Lapisan ini melindungi kulit bayi dari cairan amnion selama dalam kandungan, dan akan luntur saat pertama kali bayi dimandikan.

Begitulah kira-kira hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang kondisi kulit bayi Anda, terutama pada saat baru lahir. Anda tahu kan bahwa kulit merupakan pelindung atau pertahanan pertama terhadap masuknya kuman ke dalam tubuh. Pada bayi, fungsi ini belum optimal karena pertumbuhan perkem-bangan kulitnya belum sempurna. Iritasi, infeksi, dan alergi rentan terjadi. Karena kerentanan inilah, maka produk apa pun yang akan Anda gunakan terkait kulit si buah hati haruslah yang aman.

Tipis dan Rentan

Sayang anak tentunya akan Anda wujudkan dengan menjaga kulit bayi An-da tetap sehat dengan telaten. Kuncinya, Anda memahami bagaimana memperlakukan kulit bayi Anda dan mencegahnya dari bahan-bahan berisi-ko. angan lupa lho… jumlah bayi dan balita yang kulitnya menjadi sensitif dan alergi kian meningkat saja dari tahun ke tahun. Meskipun penyebab pastinya belum diketahui para ahli, namun diduga akibat penggunaan bahan kimia sehari-hari.

Sebagai orangtua, Anda harus memperhatikan bahwa kulit bayi yang tipis itu pH-nya sekitar 6-7, sementara kulit dewasa pH-nya 4-6. Tahu artinya pH? Yaitu potensial hidrogen atau derajat keasaman. Sifat asam pada kulit yang terbentuk secara alamiah ini selain berfungsi memelihara kelembapan kulit, juga berfungsi menghalangi pertumbuhan kuman yang mampir di ku-lit.

Kalau kesehatan kulit bayi terganggu, pastinya dia tak merasa nyaman. Sering rewel atau menangis, ini salah satu pertandanya. Apa saja sih yang menyebabkan kulit bayi tak sehat? Di antaranya adalah debu rumah dan udara yang tidak bersih.

Bicara tentang debu rumah dan udara bersih, Anda bisa memanfaatkan jasa sedot debu dan tungau Hydroclean. Untuk keamanan bayi Anda, ada servis HydroClean PLus SensiBio Baby. Servis ini bersifat non-toxic sani-tizer, bebas alhokol, bebas bahan kimia berbahaya (parabens, formaldehid, petroleum), dan bebas sabun (SLS/SLES).

Layanan tersebut berbasis Santizer Service kering untuk membersihkan ko-toran dan membunuh kuman. Cocok untuk bayi baru lahir dan dewasa sen-sitif berdasarkan rekomendasi dokter anak sedunia.

*
Sumber :

ibudanbalita.com/forum/diskusi/Perbedaan-Kulit-Bayi-dengan-Kulit-Orang-Dewasa-

1health.id/id/article/category/ibu-dan-anak/kulit-bayi-vs-kulit-orang-dewasa:-ini-perbedaannya.html

hellosehat.com/parenting/kulit-bayi/semua-hal-tentang-kulit-bayi/

hellosehat.com/parenting/kulit-bayi/tips-merawat-kulit-bayi/

hellosehat.com/parenting/kulit-bayi/kulit-bayi-sensitif/

id.wikihow.com/Memahami-Perkembangan-Kulit-Bayi-Baru-Lahir