Yuk, Percantik Rumah dengan Tanaman Hias

Tanaman hias. Apa yang terbayang ketika Anda mendengar dua kata itu? Kesegaran dan keasrian? Kebayang kan rumah tampak lebih sejuk dan asri dengan kehadiran tanaman hias.

Tanaman hias pada dasarnya bisa kita hadirkan di luar ruang (outdoor) maupun di dalam rumah (indoor). Sebagai elemen dekorasi, tanaman hias selain memunculkan suasana asri, juga menginspirasi. Coba taruh tanaman hias di meja kerja, meja makan, bahkan di dapur, pastinya Anda akan semakin giat bekerja atau berselera makan lebih baik. Hijaunya tanaman atau warna-warni tanaman hias bikin tampilan ruang lebih segar.

Kalau Anda ingin meletakkan tanaman hias di dapur, bisa intip desain dapur

Daniele Petteno Architecture Workshop. Di sisni tampak tanaman hias yang ditempatkan di dapur seperlunya saja, tidak perlu dalam jumlah yang banyak. Tanaman hias ditempatkan dalam pot-pot kecil yang lucu. Sentuhan natural juga tercipta dengan menempatkan sejumlah tanaman hias dalam pot kecil dan ditaruh dekat bak cuci piring.

Memilih Tanaman Hias yang Pas

Tanaman hias apa saja sih yang pas buat menunjang dekorasi rumah? Sebut saja tanaman hias dalam pot, tanaman hias daun, tanaman hias bunga, tanaman gantung, dan beberapa tanaman hias lainnya.

Berikut ini pilihan tanaman hias yang cocok di negeri tropis dan bisa mempercantik rumah dikutip dari fabelio.com:

1. Lidah Buaya (Aloe vera)

Aloe vera dikenal juga dengan nama lidah buaya. Selain berfungsi menghias, tanaman ini juga berkhasiat kesehatan dan kecantikan. Perawatannya pun cenderung mudah. Anda bisa menempatkannya di dalam maupun di luar rumah.

2. Sirih Gading

Tanaman hias satu ini bisa tampil berkelas. Salah satu caranya dengan meletakkan tanaman hias ini pada gelas kaca atau vas transparan yang berisi air.

Tanaman ini banyak dipilih sebagai tanaman indoor. Perawatannya pun mudah.

3. Lidah Mertua (Snake Plant)

Tanaman hias berdaun kaku tegak lurus ini mampu menyerap polutan pada ruangan, sehingga udara di dalam ruang bisa lebih bersih.

4. Sri Rejeki (Aglonema)

Bentuk dan corak daunnya khas dan banyak ditemukan sebagai tanaman hias penunjang dekorasi rumah.

5. Palem

Tanaman hias ini tidak bisa diletakkan asal saja karena ukurannya relatif besar. Gunakan pot besar dengan media tanam dan letakkan di pinggir pintu sebuah ruang. Perawatan Palem cenderung mudah.

6. Gerbera atau Daisy

Tanaman hias ini unsur dekornya pada bunga, bukan daun. Gerbera atau Daisy berwarna-warni indah memikat hati. Namun, tanaman hias jenis ini butuh perawatan yang telaten. Dia butuh terkena sinar matahari, rutin diganti jika sudah layu, juga rutin diganti airnya.

7. Lily

Letakkan tanaman hias ini di ruangan dan hadapkan pada arah datangnya matahari. Posisi terbaik untuk meletakkannya adalah di tepi jendela. Tanaman indoor dengan bunga cantik ini bisa meningkatkan mood.

8. Seruni

Seruni merupakan nama lain untuk krisan. Selain cantik, juga wangi. Aromanya yang menenangkan akan membuat nyaman saat Anda beristirahat.

9. Kaktus

Tanaman hias ini populer lho. Ada kaktus daun mini maupun kaktus bunga. Boleh dibilang tanaman hias yang satu ini merupakan primadona tanaman indoor karena sering dipilih orang untuk dekor.

10. Philodendron

Philodendron ada berbagai jenis. Bentuk daunnya serupa bentuk hati. Bisa menyerap racun dalam ruangan. Sifat tanamannya yang merambat bisa Anda jadikan sebagai tanaman hias gantung.

Tips Merawat Tanaman Hias

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar tanaman hias Anda bertahan lama:

1. Jauhi Sengatan Matahari Langsung

Hindari paparan sinar matahari terik saat tanaman dalam kondisi mulai layu karena bikin tambah parah.

2. Ganti Pot

Mengganti pot bisa mengembalikan kesegaran tanaman hias Anda. Pilihlah pot dengan ukuran yang lebih besar dari sebelumnya, dengan begitu tanaman bisa tumbuh dengan akar yang lebih bagus.

3. Tambahkan Pupuk

Ganti media tanam yang sudah lama. Tambahkan kadar humusnya dengan yang lebih baik agar tanaman mendapat hara (nutrisi) yang lebih baik. Anda juga bisa menambahkan beberapa pupuk di sekitar tanah.

4. Siram yang Tepat

Kadar air yang dibutuhkan setiap tanaman bergantung pada jenisnya. Kadang tanaman jadi layu ketika terus-menerus disiram. Gunakan alat menyiram sehingga air dapat sedikit demi sedikit membasahi tanaman, tidak langsung mengguyur tanaman.

5. Coba Siram dengan Es Batu

Letakkan es batu yang tidak terlalu banyak di atas media tanam dalam pot. Nantinya es batu ini akan meleleh perlahan-lahan. Media tanam dan akar tanaman lantas bisa menyerapnya secara perlahan. Praktis bukan? Tentukan takaran es batunya sesuai kebutuhan tanaman.

6. Periksa Hama

Periksa tanaman hias Anda, adakah lubang atau bintik-bintik pada permukaannya. Kalau ada, berarti ada serangga yang menjadi hama. Anda bisa mengatasinya dengan mengelap daunnya menggunakan air dan cairan sabun lembap.

7. Tanaman Hias Tiruan

Kalau merawat tanaman hias Anda rasakan repot, bisa menggantinya dengan tanaman hias tiruan yang sekarang banyak di pasaran. Pilihlah tanaman yang kemiripannya dengan yang asli mendekati 100 persen.

Meskipun buatan, tanaman hias tiruan tetap membutuhkan perawatan. Paling tidak mengelapnya bila sudah tampak diselimuti debu. Debu yang dibiarkan menempel akan mengurangi keindahan tanaman hias tiruan.

*

Daftar Bacaan :

https://lifestyle.kompas.com/read/2019/07/28/100000620/tanaman-hias-tiruan-tren-baru-percantik-rumah?page=all

https://fabelio.com/blog/inspirasi-12-tanaman-hias-untuk-dekorasi-rumah/

https://artikel.rumah123.com/kalau-ingin-hadirkan-tanaman-hias-di-ruangan-ini-contekan-cara-pilih-potnya-41012

https://artikel.rumah123.com/tips-tanaman-rumah-subur-dan-selalu-segar-46502

Karpet Si Biang-Kerok Penyakit, Kok Bisa?

Karpet menyebabkan penyakit? Benarkah? Anda mungkin tak akan bertanya begitu kalau tahu fakta pengalaman buruk Mariah (11 tahun) asal New South Wales, Australia. Ceritanya anak cewek ini punya pengalaman sering sakit-sakitan selama tiga tahun. Ia sering mual dan berat badannya terus turun hingga tinggal 26 kg. Ibunya, Hayley, sudah sering membawanya ke dokter bahkan ke spesialis, tapi mereka tetap saja tak menemukan penyebab penyakit Mariah.

Tubuh Mariah sering mengalami peradangan. Gejala ini ini sangat mengganggu aktivitas Mariah, semisal saat dia bermain dengan teman-temannya. Begitu pula saat Mariah ingin bersantai di pantai atau menghadiri acara sekolah.

Usut punya usut, seperti dikutip A Current Affair, akhirnya dokternya menemukan bahwa sumber penyakit Mariah berasal dari karpet sekolahnya yang berjamur hitam. Selama tiga tahun, Mariah terkontaminasi jamur tersebut saat dia di sekolah. Selain di karpet, jamur hitam itu juga ditemukan di dinding sekolahnya.

Singkat cerita, mereka pun pindah ke Queensland yang atmosfernya lebih hangat dan lingkungannya lebih sehat. Di tempat tingal yang baru ini mereka juga lebih dekat dengan dokter yang merawat Mariah.

MailOnline Australia melansir bahwa ribuan jamur berbahaya bisa menyebar di rumah ataupun di sekolah yang berisiko terhadap kesehatan. Pengalaman buruk tentang jamur hitam juga dialami pejabat federal MP Lucy Wicks. Dia pernah terinfeksi jamur di rumahnya, sehingga terkena sindrom radang kronis (Chronic Inflammatory Response Syndrome atau CIRS).

“Kulitku rasanya seperti terbakar, otak terasa tidak bekerja dengan baik,” kata MP Lucy Wicks dilansir dari sumber yang sama.

Bersih Bukan Berarti Tak Ada Kuman

Tak dipungkiri, karpet memang punya nilai tambah, baik dari sisi dekorasi maupun fungsi. Namun, perlu Anda sadari pula bahwa serat-serat karpet mudah memerangkap debu, tungau, jamur, bakteri, virus. Bila karpet tak terawat dengan baik, maka jutaan mikroorganisma hidup di dalamnya.

Selain bisa bikin kita sakit, jamur yang tumbuh di karpet mengeluarkan bau apek dan bisa merusak serat-serat karpet sehingga semakin memperparah kodisi karpet.

Jamur karpet bisa berwarna putih, kuning, merah muda, hijau kebiruan, cokelat, bahkan hitam. Berkembang biaknya sangat cepat, lebih-lebih dalam ruang atau udara yang lembap, semisal selama musim hujan.

Penyebaran jamur dimulai dari spora yang biasanya dibawa oleh angin.

Jamur bisa memicu alergi, makanya termasuk alergen sebagaimana debu dan tungau. Jenis jamur yang menimbulkan alergi antara lain Alternaria tennis, Hermodendrum, Cladospora, Aspergillus flavus, Aspergillus fumigatus, dan Penicillium (Konthen, 1981).

Selain jamur, merujuk hasil studi para ahli, pada karpet juga ditemukan bakteri. Setiap 1 inci persegi dari luasan karpet terdapat sekitar 200.000 bakteri. Bandingkan dengan jumlah bakteri pada dudukan toilet yang berjumlah sekitar 50 bakteri. Dengan kata lain, karpet 4.000 kali lebih kotor ketimbang dudukan toilet. Jadi, meskipun karpet Anda tampak bersih dan aman-aman saja, tapi bukan jaminan bahwa tak ada kumannya lho!

Tips Membebaskan Karpet dari Jamur

Nah, begitu berisikonya karpet sebagai penyebab penyakit, maka sekaranglah waktunya Anda membebaskan karpet dari sumber penyakit : 

  1. Bersihkan karpet secara rutin. Yang paling bagus adalah dengan menyedotnya. Alat vakum atau penyedot debu bisa melenyapkan berbagai kuman mikroorganisme. Apalagi yang menggunakan teknologi paling tepat. Sebut saja teknologi HydroAllergenic System dengan teknologi Separator yang dimiliki HydroClean. Teknologi ini mampu mengangkat debu sekaligus tungau yang bersarang di karpet. Bukan hanya karpet, juga di matras, sofa, gorden.Sistem HydroAllergenic punya daya isap lebih dari 20.000 rpm. Sistem ini juga dilengkapi dengan air purifier yang memanfaatkan senyawa minyak organik esensial sehingga aman buat anak-anak, bahkan buat bayi. Tak ada bahan kimia berbahaya dan 100% kering.

    Sedangkan teknologi Separator mampu memisahkan udara, partikel debu dan tungau, juga kuman, yang tersedot 99,96% dalam media air sehingga gak berterbangan ke udara. Jadi, ramah lingkungan karena gak menambah polutan di udara dan tak menimbulkan kerusakan pada barang. Jangan lupa lho, tak semua karpet bisa dicuci dan disikat seperti kita mencuci baju. Maka itu, Anda butuh jasa HydroClean. 

  2. Secara berkala gunakan produk antijamur atau Anda bisa memanfaatkan cuka dan baking soda atau soda kue. Soda kue dapat mengurangi aroma tak sedap karpet yang disebabkan oleh jamur. Taburkan soda kue pada area yang terkena jamur. Diamkan semalaman, lalu bersihkan dengan alat pengisap debu.
  3. Beberapa produk antijamur mengandung klorin-dioksida. Anda perlu berhati-hati karena senyawa kimia ini dapat mengubah warna karpet. Selain itu, senyawa tersebut mengeluarkan uap yang bisa merusak paru-paru dan mata. Waspadalah!
  4. Perbaiki sirkulasi udara ruangan. Aliran udara akan mengurangi kelembapan ruangan, sehingga menghambat perkembang-biakan jamur. Aliran udara juga akan mengurangi efek buruk produk anti-jamur yang Anda gunakan, semisal iritasi pada mata dan paru-paru.
  5. Jemurlah karpet. Sinar matahari yang langsung mengenai karpet selama 24–48 jam dapat menghambat pertumbuhan spora jamur.
  6. Pasang alat pengering udara.Kalau Anda tinggal di wilayah yang berudara lembap atau Anda tak mungkin mengalirkan udara ke dalam ruangan, gunakan saja alat pengering udara. Nyalakan saat malam untuk melenyapkan uap lembap sebelum uap tersebut jatuh di permukaan karpet.
  7. Coba Anda manfaatkan jasa pembersih karpet profesional. Mereka punya pembersih uap khusus yang efektif melenyapkan jamur yang sulit dibersihkan. Sangatlah penting karpet benar-benar kering setelah dibersihkan. Pasalnya, kondisi masih basah atau lembap yang tersisa di karpet akan mengundang dan mendukung pertumbuhan jamur kembali. Selain itu, tanpa alat khusus, penggunaan uap atau air panas bisa merusak karpet.

*

Daftar Bacaan:

https://intisari.grid.id/read/03885547/3-tahun-murid-sd-ini-sakit-terus-ternyata-sumber-penyakit-ada-di-sekolahnya

https://tekno.kompas.com/read/2013/04/20/10341967/awas.bahaya.di.balik.indahnya.karpet

https://id.wikihow.com/Menyingkirkan-Jamur-Karpet

https://batam.tribunnews.com/2017/02/06/wah-ternyata-karpet-lebih-banyak-bakteri-dibanding-dudukan-kloset-ini-hasil-penelitiannya

Tips merawat kasur saat musim hujan

Hujan mulai turun meski baru sekali dua kali. Memang belum betul-betul musimnya sih karena kemarau masih terasa hingga kini. Tapi, mendung sering menggantung pada hari-hari belakangan ini. Artinya, musim hujan tak lama lagi.

Antisipasi musim hujan perlu kita upayakan mulai dari sekarang. Salah satunya adalah dengan tetap menjaga kebersihan matras/kasur di rumah. Kasur/matras bisa berupa busa tebal, bisa pula merupakan spring bed (berpegas). Ada juga sih yang masih menggunakan kasur berbahan kapuk.

Hal pertama yang perlu kita antisipasi menghadapi musim hujan adalah menghindari kasur/matras terkena air hujan (menjadi basah) dan tentunya juga dari banjir. Kebayang kan kasur/matras yang basah bikin kita risih menggunakannya dan tak sehat pula.

Jamur dan bakteri giat berkembang biak di tempat yang basah dan lembap. Jadi, jaga kasur/matras Anda dari terkena air hujan atau tumpahan air (semisal minuman dan kuah makanan). Kalau telanjur kena, segera keringkan gak pake lama.

Saat musim hujan, tau kan…  matahari segan bersinar. Acara jemur-jemur jadi terhalang. Tapi, tahu gak Anda bahwa mengeringkan kasur/matras tidak harus di bawah matahari. Malah, beberapa produk kasur/matras menjadi cepat rusak kalau dijemur di bawah teriknya matahari. Lantas, gimana dunk? Ya cukup dengan cara mengangin-anginkannya saja selama beberapa jam.

Paling gampang dan jitu sih menjaga kebersihan matras/kasur dengan menggunakan vacuum cleaner. Tungau dan debu bisa segera terangkat dari permukaan kasur.

Tips Menjaga Kebersihan Matras/Kasur

Nah, sebelum musim hujan tiba, yuk kita tetap menjaga kebersihan kasur/matras dengan tips berikut ini:

  1. Sadar atau tidak, setiap hari kita menimbun kotoran di permukaan kasur/matras yang kita gunakan. Keringat, kulit mati, iler (air liur), rontokan rambut, ketombe, juga debu dan tungau, merupakan kotoran-kotoran yang terus melapisi kasur/matras kita. Makanya, matras/kasur perlu kita bersihkan paling tidak sekali dalam enam bulan. Lebih baik lagi kalau bisa setiap tiga bulan sekali.
  2. Jangan mencuci kasur/matras dengan air dan deterjen, lebih baik menyedotnya dengan vacuum cleaner. Pasalnya, air dan deterjen yang merembes ke bagian dalam kasur/matras akan membuat pegas menjadi karatan. Anda tak disarankan mencuci kasur/matras secara konvensional. Selain merusak struktur busa, mencuci kasur/matras juga akan memengaruhi kelembapan bagian dalamnya, terutama pada kasur pegas. Pegas yang ada di dalam kasur/matras akan berkarat dan berisiko bagi pengguna.
  3. Biasanya ujung-ujung kasur/matras merupakan bagian yang gampang kotor. Untuk membersihkannya, tegakkan kasur/matras, kemudian semprotkan cairan pembersih dan luruhkan dari atas ke bawah pada bagian yang kotor tersebut. Lakukan langkah ini secara rutin.
  4. Menggilir posisi permukaan kasur/matras juga merupakan langkah yang tepat untuk menjaga keawetan kasur/matras Anda. Bolak-balik posisi kasur sebulan sekali. Yang semula permukaannya di atas, ganti posisinya jadi permukaan bawah. Dengan langkah ini beban kasur/matras Anda jadi merata dan pegas kasur/matras tidak cepat aus.
  5. Angin-anginkan matras/kasur Anda sekitar4-5 jam. Tak harus dijemur di bawah sinar matahari, cukup diangin-anginkan saja. Lakukan hal ini dua bulan sekali.
  6. Cobalah menjaga kelembapan dan temperatur kamar Anda. Jangan terlalu lembap dan jangan pula terlalu panas.
  7. Waspadai penggunaan semprotan penghilang bau. Seringnya produk yang seperti ini bukannya menghilangkan bau, melainkan hanya menutupinya saja dengan aroma sintetis yang lebih kuat. Banyak di antaranya yang mengandung bahan kimia berisiko terhadap kesehatan karena bersifat karsinogenik. Lebih baik Anda memilih pengharum yang alami dan biodegradable (mudah terurai).
  8. Saat musim hujan mungkin Anda dan keluarga lebih banyak berada di atas kasur/matras karena malas berkegiatan di luar ruangan. Namun, jangan lupa menghindari makan dan minum di atas kasur/matras. Pasalnya, serpihan makanan atau minuman bisa merembes ke bagian dalam kasur/matras. Kalau tak langsung dibersihkan, akan menyebabkan munculnya jamur yang membandel.
  9. Ganti sprei dan sarung bantal Anda secara rutin paling tidak seminggu sekali. Kalau Anda atau keluarga pengidap alergi, sebaiknya ganti sprei 2-3 kali per minggu.
  10. Memanggil atau memanfaatkan jasa penyedot tungau dan debu yang profesional juga bisa Anda lakukan menjelang dan selama musim hujan. Dengan demikian matras/kasur Anda selalu terjaga kebersihannya.

*

Daftar Bacaan:

https://cantik.tempo.co/read/846026/tip-bersih-bersih-dan-merawat-kasur/full&view=ok

http://central.id/tips-merawat-spring-bed/

https://inthebox.id/blog/cara-merawat-spring-bed

https://penjagarumah.com/cara-membersihkan-spring-bed/

Bebaskan Toilet dari Kuman dengan MicroTech-Ray

Toilet merupakan salah satu barometer kebersihan dan kesehatan sebuah rumah. Begitu pula dapur. Kalau kita ingin tahu seberapa bersih dan sehatnya sebuah rumah, kita bisa melihat dari kondisi toilet dan dapurnya.

Kalau ruang tamu tak usah disangsikan lagilah, pastinya tuan rumah akan mencurahkan perhatiannya pada ruang ini agar selalu bersih dan rapi. Pasalnya, ruangan yang biasanya terletak di bagian depan rumah ini sering digunakan unuk menerima tamu.

Okelah, Anda mungkin termasuk orang yan resik karena selalu menjaga kebersihan toilet. Namun, tau gak Anda? Meskipun toilet dan kamar mandi Anda tampak bersih berkilau, tapi jangan lupa bahwa ruang privasi ini tetap saja menyimpan segudang virus dan bakteri. Kondisi toilet yang cenderung lembap atau basah memang disukai mikroorganisma untuk hidup beranak-pinak.

Coba kita tengok saja flusher WC (gagang penyiram toilet). Bagian toilet yang nyaris setiap hari kita pegang ini terkontaminasi ribuan kuman bakteri. Emang gak kelihatan sih. Pada saat Anda memegang atau memencet flusher WC, tangan Anda sebenarnya sudah kontak dengan kuman yang berdiam di situ.

Jurnal Applied Microbilogy menyebutkan, toilet memang merupakan tempat bersarangnya kuman, baik virus maupun bakteri. Langkah terbaik mencegah terkontaminasi kuman adalah dengan selalu mencuci tangan Anda dengan sabun setelah menggunakan toilet.

Bagaimana dengan dudukan toilet? Risiko tempat duduk toilet relatif rendah dibandingkan dengan banyak tempat berkuman lainnya. Namun, permukaan keras seperti porselen pada dudukan toilet disinyalir mampu menampung bakteri dan virus, yang terkadang sanggup bercokol sampai berhari-hari.

Banyak studi telah menemukan bahwa banyak bakteri berbahaya di dudukan toilet, sebut saja bakteri jenis Staphylococcus, norovirus (bakteri jenis serangga yang biasa terdapat di kapal), E. coli, Shigella, dan Streptococcus. Mikroba-mikroba itu berasal dari tinja atau muntahan.

Studi juga menunjukkan banyak permukaan lainnya di kamar mandi yang berkuman selain di pegangan flusher, yakni kait pintu toilet, pegangan keran, bahkan pengering tangan disebutkan lebih berkuman daripada dudukan toilet.

Kuman Apa Saja yang Ada di Toilet?

Seperti dikutip dari webmd.com, Philip M Tierno, Jr, Ph D, Direktur Klinik Mikrobiologi dan Diagnostik di RS Tischh, New York University Medical Central, mengatakan, ada beberapa kuman, baik virus maupun bakteri yang tersebar di kamar mandi dan toilet:

1. Virus Pencernaan (Gastrointestinal viruses)

Jenis virus ini berkembang biak di toilet dan dapat masuk ke dalam tubuh kalau kita tidak cuci tangan setelah menggunakan toilet. Norovirus atau gastroentritis bisa menyebar melalui tinja dan cairan muntah. Kontaminasi bisa bersumber dari tangan, dudukan toilet, atau permukaan yang disentuh oleh orang yang terinfeksi virus itu.

“Norovirus sangat mudah berpindah antar-orang. Semakin lembap suatu tempat, maka semakin mereka menyukainya,” kata Sallu Bloomfield, Ketua International Scientific Forum on Home Gygiene.

2.  Virus Pernapasan

Ini jenis virus penyebab flu dan pilek (selesma). Biasanya menyebar melalui batuk, bersin, atau cairan hidung. Kamar mandi adalah lingkungan yang ideal bagi mereka untuk menyebar melalui permukaan yang disentuh tangan.

3. Bakteri Patogen di Pencernaan (Enteric pathogens)

Bakteri ini tersebar melalui makanan yang telah terkontaminasi. Umumnya bakteri ini terbawa melalui tinja. Bakteri ini banyak ragamnya: E. coli, salmonella, shigella, campylobacter, E. coli 0157:H7 (yang menyebabkan diare diikuti pendarahan).

4. Patogen Kulit (Staphylococcus aerus)

Bakteri ini menyerang kulit dan pernapasan. Yang paling buruk adalah kalau sudah masuk ke peredaran darah. Kuman paling berbahaya adalah MRSA (methicillin-resistant Sthapylococcus aureus). Bakteri ini sulit diatasi karena sudah kebal terhadap antibiotik.

5. Jamur kulit (Dermatophitic fungi)

Jamur ini bisa menular antaranggota keluarga yang tidak memakai alas kaki di kamar mandi. Jamur ini hidup dan berkembang biak di kaki yang menimbulkan bau pada kaki.

Sangatlah penting untuk membersihkan kamar mandi, menyikat lantai dengan desinfektan, serta memberikan ventilasi yang cukup agar udara kamar mandi tidak terlalu lembap. Jangan lupa pula untuk selalu mencuci tangan dengan sabun agar terhindar dari kontaminasi kuman.

Cara terbaik untuk menghilangkan kuman virus dan bakteri adalah dengan rutin membersihkan semua permukaan di kamar mandi termasuk toilet seminggu sekali. Bersihkan secara lebih saksama sebulan sekali.

Di dunia industri, penyinaran dengan ultra-violet (UV) dan ozon (O³) untuk mencegah kontaminasi kuman sudah dikenal cukup lama. Lampu UV banyak pula digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai alat proses desinfektan (pensteril kuman).

Hydroclean yang merupakan pioner jasa premium pembersih tungau dan debu, punya layanan yang diberi nama MicroTech–Ray. Micro Tech-Ray adalah penyinaran menggunakan sinar UV dan ozon untuk mencegah infeksi yang menghalangi pertumbuhan mikroorganisme dan mematikan bakteri, kuman, dan virus dengan efektivitas hingga 99,9%.

Dengan menggunakan lampu UV, kamar mandi termasuk toilet akan disinari selama 30-60 menit (tergantung luas ruangan). Kamar mandi dan toilet Anda selain bersih dari debu dan tungau, juga bebas dari kuman penyakit secara efektif. Tertarik?

*

Daftar Bacaan :

https://lifestyle.kompas.com/read/2015/10/01/170000323/Penyakit.yang.Bersumber.dari.Bakteri.yang.Hidup.di.Kamar.Mandi

https://lifestyle.okezone.com/read/2017/10/19/481/1798781/awas-flusher-wc-terpapar-ribuan-jenis-bakteri-kuman-dan-virus-penyebab-penyakit-infeksi

https://www.fimela.com/beauty-health/read/3710439/ternyata-banyak-bakteri-di-kamar-mandi

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150728114212-255-68549/penyakit-penyakit-yang-bisa-menular-lewat-dudukan-toilet

 Dampak Kebakaran Hutan bagi Kesehatan Kita, Simak Yuk!

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) belakangan ini jadi akrab di telinga kita. Hampir setiap hari TV, radio, dan media sosial memberitakannya. Pastinya kita ikut prihatin atas musibah nasional ini.

Dilansir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 18 September 2019 melansir ada 2.948 titik api di seluruh Indonesia yang berakibat lahan seluas 328.724 hektare terdampak.

Buat masyarakat yang tinggal di dekat kejadian, dampak buruk kebakaran hutan dan lahan tentunya lebih terasa ketimbang yang jauh. Asap pekat kebakaran hutan dan lahan berbahaya bagi kesehatan kita, terutama bagi paru dan pernapasan. Seberapa bahaya? Menurut para pakar, itu tergantung pada konsentrasi asap dan lama paparannya.

Apa saja sih dampak dari kebakaran hutan dan lahan? Mari kita simak yuk!

10 Dampak Buruk Kebakaran Hutan dan Lahan bagi Kesehatan:

  1. Dampak pada tubuh bagian luar sebut saja kulit dan rambut. Kulit dan rambut menjadi kering dan kusam, juga mengganggu zat yang keluar-masuk melalui pori-pori kulit semisal keringat. Sistem pengeluaran melalui kulit yang terhambat bisa memunculkan jerawat atau kutil atau memperparahnya.
  2. Mengganggu beberapa mukosa (selaput lendir) tubuh, di antaranya mukosa pada mata dan kelopaknya, mukosa pada hidung, bibir, dan mulut. Sakit mata dan tenggrokan mudah muncul.
  3. Paparan asap masuk ke saluran pernapasan kita bisa melalui hidung ataumulut. Partikel asap disinyalir berukuran kurang dari satu mikrometer, bandingkan dengan ukuran rata-rata rambut kita yang 60 mikrometer, kecil sekali kan ukuran asap? Partikel asap yang berukuran di atas 10 mikron, akan banyak tertumpuk di daerah tenggorokan. Sedangkan yang kurang dari 10 mikron bisa masuk sampai saluran napas paling bawah yang disebut dengan alveolus (tertelak di paru). Dari alveolus, asap akan masuk ke paru dan mengeram di situ. Hal ini akan memicu reaksi gangguan fungsi tubuh.
  4. Menurunkan imunitas. Sebelum ke alveolus, asap kebakaran hutan dan lahan ini akan memengaruhi sistem pertahanan tubuh kita. Pada saat daya tahan tubuh melemah, maka akan merangsang proses peradangan. Infeksi kuman mudah terjadi.
  5. Mengisap asap kebakaran hutan dan lahan sebenarnya sama saja dengan mengisap rokok, bisa menimbulkan penyakit paru obstruktif kompulsifatau dikenal juga dengan Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK). Meskipun butuh waktu lama untuk terjadinya penyakit ini. Yang sering terjadi bila terhirup asap kebakaran hutan dan lahan dalam waktu lama adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyakit ini bisa menggerogoti daya tahan tubuh, sehingga kita mudah diserang virus dan kuman lainnya.
  6. Mencetuskan alergi dan asma. Asap dan udara kotor bisa mencetuskan proses alergi, semisal orang yang tadinya tidak memiliki asma justru bisa terkena apabila terpapar asap kebakaran hutan dan lahan.
  7. Bagi yang sudah mengidap asma atau penyakit paru kronis lainnya semisal bronkhitis kronik, asap kebakaran hutan dan lahan akan memperburuk penyakit yang sudah ada sebelumnya.
  8. Kelelahan. Kalau kemampuan kerja paru menurun sebagai akibat kesulitan bernapas karena asap kebakaran hutan dan lahan, maka orang gampang kelelahan. Hal ini tentunya kabar buruk bagi produktivitas orang tersebut.
  9. Penyakit kronik memburuk. Bagi mereka yang berusia lanjut, anak-anak, dan ibu hamil, yang punya riwayat penyakit kronik dengan daya tahan tubuh rendah, akan lebih rentan mendapat gangguan kesehatan.  Dalam suatu kejadian kebakaran hutan dan lahan, dilaporkan bahwa dampaknya bagi anak-anak jadi berkemampuan kognitif yang rendah dibandingkan dengan anak-anak yang tidak terpapar asap.  Sekadar tahu saja, kognitif merupakan kemampuan aktivitas mental manusia yang bermanfaat untuk berpikir, mengingat, belajar, dan menggunakan bahasa. Juga termasuk kemampuan atensi, memori, pertimbangan, solusmasalah, serta kemampuan eksekutif yakni merencanakan, menilai, mengawasi, dan mengevaluasi. Dampak buruk ini terjadi disinyalir karena kemampuan kognitif anak-anak masih dalam fase pertumbuhan dan perkembangan.
  10. Polutan yang ada di asap kebakaran hutan dan lahan yang jatuh ke permukaan bumi, mungkin dapat menjadi sumber polutan yang menyebabkan polusi di sarana air bersih, dan makanan yang dikonsumsi.

7 Tips Proteksi Diri dari Kebakaran Hutan dan Lahan

Upaya pokok tentu saja sumber asap harus disetop. Hal ini bukan perkara mudah dan murah lho! Pasalnya, melibatkan berbagai pihak baik pemerintah maupun masyarakat di sekitarnya.

Lantas, kalau dari kita sendiri apa saja yang bisa kita upayakan?

Menurut para pakar kesehatan, hal-hal berikut ini bisa kita lakukan:

  1. Proteksi diri dengan mengurangi interaksi atau aktivitas di luar ruangan. Dalam kondisi darurat asap kebakaran hutan dan lahan, sebaiknya kita lebih banyak berada dalam ruangan ketimbang di luar.
  2. Pakai masker. Tapi, jangan sembarang masker, pilihlah yang direkomendasikan semisal masker N95.
  3. Banyak minum air putih dan kunsumsi makanan sehat seimbang (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral).
  4. Jangan segan konsultasi ke dokter untuk memastikan kondisi kesehatan.
  5. Karena lebih banyak di dalam ruangan, maka minimalisasi udara kotor dalam ruangan. Bersihkan ruangan rumah dari paparan polusi debu dan asap. Memasang penyaring udara di rumah juga merupakan langkah yang baik.
  6. Gunakan alat pemurni udara atau air purifier di ruangan.
  7. Untuk lebih menyehatkan ruangan, bisa pula dengan memanfaatkan lampu UV dan ozon sebagai alat desinfektan. Dalam hal ini, Hydroclean yang merupakan pioner jasa premium pembersih tungau dan debu, punya layanan MicroTech–Ray. Tertarik?

**

Daftar Bacaan:

https://bandung.kompas.com/read/2019/09/23/14525191/apa-dampak-asap-kebakaran-hutan-dan-lahan-bagi-tubuh-manusia?page=all

https://tirto.id/bahaya-asap-karhutla-yang-masuk-dan-bertahan-dalam-tubuh-einT

https://www.bbc.com/indonesia/majalah-49738855

https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/bahaya-asap-kebakaran-hutan/

https://lifestyle.bisnis.com/read/20140314/220/210887/8-dampak-asap-kebakaran-terhadap-kesehatan

Debu dan Tungau Perparah Penderita Asma, Udah Tau? 

Debu dan tungau merupakan zat alergen pencetus asma. Bagi penderita asma, debu dan tungau bagaikan ‘musuh bebuyutan’. Betapa tidak, kehadiran debu dan tungau di sekitarnya selalu bikin penderita asma tambah menderita. Semula mungkin bersin-bersin, hidung berair, lama-lama jadi sesak napas.

Mengenal Alergi pada Anak

Sesak napas tersebut, menurut Dr dr Zakiudin Munasir, Sp.A(K) dalam bukunya “Mengenal Alergi pada Anak”, disebabkan oleh tebalnya dinding saluran napas. Penebalan ini akibat dari penyempitan saluran napas yang disertai peradangan. Setelah sesak napas, lantas apa? Ya kekurangan oksigen tentunya. Inilah yang disebut serangan asma. Serangan ini lamanya bisa sebentar, bisa juga lama (berhari-hari, bahkan bertahun-tahun).

Kalau sudah terdengar bunyi napas ngik-ngik, berarti lumayan berat asmanya. Napas berbunyi seperti itu disebabkan oleh penyempitan napas, sama halnya ketika orang bersiul. Napas pendek yang dialami penderita asma seperti ini seringkali mengganggu aktivitasnya, semisal naik tangga.

Asma yang dibiarkan saja bertahun-tahun akan menjadi kronis. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan saluran napas yang permanen dan disebut remodelling. Artinya, struktur jalan napas berubah dari normal. Sehingga, menimbulkan hambatan aktivitas yang menetap. Kondisi remodelling pada akhirnya bisa menimbulkan gejala penyakit obstruksi atau sumbatan paru kronis, yang berakibat menurunkan fungsi paru. Padahal, paru adalah organ pernapasan yang vital, bukan?

Untuk mencegah atau mengurangi kekambuhan asma, ya tentunya diobati dengan berkonsultasi pada dokter. Tapi, langkah pertamanya tentu saja menghindari pencetusnya, yakni dengan menghilangkan debu dan tungau di rumah.

Sebagai alergen asma, debu dan tungau memicu reaksi alergi. Dalam hal ini pertahanan selaput lendir (mukosa) pernapasan menurun. Debu dan tungau sebagai aeroallergen bisa merusak secara langsung atau mengiritasi pertahanan tubuh di saluran napas.

Banyak cara untuk membebaskan rumah dari debu dan tungau,

salah satunya dengan rajin memvakum ruangan-ruangan di rumah. Vacuum cleaner yang tepat untuk membasmi tungau adalah yang berteknologi HydroAllergenic System. Teknologi ini mampu mengangkat debu sekaligus tungau yang bersarang di kasur/matras, sofa, karpet, dan gorden.

Sistem HydroAllergenic bisa mengisap debu dan tungau dengan daya isap lebih dari 20.000 rpm dan dengan teknologi Separator berkemampuan memisahkan partikel udara, debu, dan tungau. Sistem ini juga dilengkapi dengan air purifier yang memanfaatkan senyawa minyak organik esensial, sehingga aman buat anak-anak, bahkan buat bayi sekalipun. Tak ada bahan kimia berbahaya dan 100% kering.

Mau teknologi yang seperti itu? Kalau tak mau ribet, ya tinggal kontak saja HydroClean, pioner jasa premium pembersih debu dan tungau yang profesional.

**

Bahan Bacaan:

Buku Mengenal Alergi pada Anak, Petunjuk Praktis Mengenai Alergi pada Anak untuk Awam dan Kalangan Medis Anak oleh Dr. dr. Zakiudin Munasir, Sp.A(K), Penerbit Buku Kompas, 2016.

https://www.halodoc.com/kesehatan/asma

https://www.ciputrahospital.com/apa-itu-asma-ciri-ciri-gejala-penyebab/

https://www.dekoruma.com/artikel/70826/membasmi-tungau-debu

Solusi Pintar Atasi Polusi Udara Kota Jakarta 

Polusi udara Kota Jakarta saat ini di urutan ketiga yang paling parah di dunia, setelah Hanoi (Vietnam) dan Dubai (Uni Emirat Arab). Fakta ini bersumber dari AirVisual. Lembaga ini mengukur Air Quality Index (AQI) Jakarta yang berada di 145. Sementara Hanoi berada di 163 dan Dubai di 152. Apa artinya? Artinya, udara Kota Jakarta semakin tidak sehat, lebih-lebih bagi mereka yang sensitif alias alergi udara kotor. Kalau Jakarta seperti itu, apakah berarti kota-kota besar lainnya aman? Ya belum tentu juga. Kebanyakan kota-kota besar di mana pun memang punya problem polusi udara.

Udara kotor pastinya menganggu kesehatan kita. Jadi, kita jangan tinggal diam menunggu pemerintah mengatasinya, atau bersikap tak peduli. Kalau diri dan keluarga Anda adalah ‘harta’ yang paling berharga, maka harus cari solusinya. Salah satu solusinya adalah memanfaatkan MicroTech-Ray.Teknologi ini mampu menguraikan gas berbahaya dalam polusi udara seperti NH3 (amonia), C7H8 (toluena), dan HCHO (formaldehida/formalin), menjadi gas yang aman yakni H2O (air) dan O2 (oksigen), serta CO2 (karbondioksida). Air, oksigen, dan karbondioksida bermanfaat bagi kehidupan ini.

Selain bisa menguraikan gas berbahaya dalam udara berpolusi, MicroTech-Ray juga bermanfaat membunuh bakteri dan kuman, juga virus dengan efektivitas hingga 99,9 persen. Boleh dibilang MicroTech-Ray membasmi hampir semua kuman atau mikroorganisma pengganggu kesehatan penghuni rumah. Karena teknologi ini juga bisa mengurangi kelembapan ruangan, maka jamur pun hengkang. Terbebasnya ruangan dari segala jenis kuman, bakteri, jamur, virus, berarti mengurangi risiko penularan penyakit semua penghuni rumah.

Perlu Anda ketahui bahwa dalam sebuah rumah bisa ada lebih dari 125.000 jenis bakteri dan 70.000 jenis jamur. Hasil studi ini juga menyebutkan bahwa rata-rata rumah yang telah dibersihkan setiap hari pun masih menyimpan lebih dari 5.000 jenis bakteri dan 2.000 jenis jamur. Ihhh… kebayang kan betapa berisikonya kalau kita diamkan saja.

Dengan sinar UV (ultra violet) dan ozon (O3), Micro Tech-Ray menyinari setiap ruangan selama 30-60 menit (tergantung luas ruangan). Kamar bayi, kamar orang tua, kamar mandi, dapur, ruang tamu, ruang bermain anak, kantor, bahkan ruangan hewan peliharaan, menjadi bebas kuman dan bakteri.

Lampu UV dalam teknologi MicroTech-Ray bisa bermanfaat sebagai alat desinfektan (pensteril kuman). Lampu desinfektan ini efektif membunuh bakteri dengan proses yang bisa dibilang sangat mudah. Kelebihan lampu UV salah satunya mereduksi bakteri dengan aman dan tokcer tanpa meninggalkan residu.

Sinar UV sangat efektif menonaktifkan mikroogranisma, semisal virus, protozoa (amoeba), dan bakteri. Caranya, lampu UV mengirimkan energi elektromagnetik ke lampu merkuri menuju materi genetik DNA dan RNA mikroorganisma. Ketika sinar lampu UV menembus bagian dinding sel mikroorganisma tersebut, lantas melumpuhkan kemampuan reproduksinya. Artinya, perkembang-biakan kuman terhambat. Dalam hal ini, sinar lampu UV mengacaukan dan mengganggu rantai RNA/DNA dalam proses duplikasi sel bakteri. Mikroorganisme pun akhirnya menjadi tidak aktif dan stop berkembang-biak

Sedangkan ozon (O3) merupakan salah satu gas yang membentuk atmosfer. Pemanfaatan ozon kini sudah meluas. Molekul ozon merupakan pembersih atmosfer yang efisien dari polutan-polutan udara yang mengapung di atmosfer. Reaksi polutan-polutan udara dengan molekul ozon yakni akan mengikat polutan udara. Secara tidak langsung, molekul ozon yang bereaksi dengan zat polutan udara akan membentuk gas oksigen (O2).

Nah, sekarang paham kan kenapa MicroTech–Ray bisa jadi solusi pintar untuk mengatasi polusi udara Kota Jakarta yang kian parah. Tentunya mengatasinya dari ruangan atau rumah kita. Jadi, gak perlu tuh ngomel-ngomel atau terus-menerus nyalahin pihak lain. Selain semua pihak memang harus mengoreksi diri dan berikhtiar, ya kita juga harus pintar memilih solusi buat kesehatan diri dan keluarga kita. Kalau bukan kita sendiri yang peduli pada rumah dan keluarga kita, terus siapa?

Bahan Bacaan :

https://news.detik.com/berita/d-4655259/jakarta-kota-paling-berpolusi-ke-3-sedunia-versi-airvisual-pagi-ini

www.klikdokter.com/info-sehat/read/3485818/inilah-bagian-rumah-yang-jadi-sarang-kuman

https://docplayer.info/44748782-Pemanfaatan-potensi-ozon-di-indonesia.html

 

Melahirkan di Rumah, Menyongsong Bahagia! 

Melahirkan di rumah (home birth), senangnya pasti kebayang deh! Gak perlu repot-repot bolak-balik ke klinik atau rumah sakit, setiap saat bisa didampingi keluarga dan orang-orang tercinta, ini baru di antaranya lho…. Belum lagi, yang pasti sih lebih irit biaya.

Kok bisa? Ya kan kita gak perlu bayar biaya ruangan di klinik atau rumah sakit. Lebih-lebih bagi Anda yang punya rumah sehat dan nyaman, alangkah senangnya kalau bisa melahirkan di rumah sendiri.

Emang apa aja sih manfaat melahirkan di rumah? Tengok yuk:

Mempercepat proses relasi naluri ibu-bayi: Ibu bisa segera menyusui sang bayi. Jadi proses Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan ASI (air susu ibu) bisa lebih cepat dilakukan.

Menenangkan si ibu saat melahirkan. Gambaran rumah sakit atau klinik yang ‘menakutkan’ bagi beberapa ibu yang akan melahirkan bisa reda kalau yang dia bayangkan adalah melahirkan di rumahnya sendiri. Kecemasan akan menghadapi rasa sakit saat melahirkan pun bisa menurun.

Menghemat biayamelahirkan. Biaya melahirkan di rumah tentunya lebih rendah ketimbang di klinik bersalin atau rumah sakit.

Akan tetapi, perlu persyaratan lho… kalau ingin melahirkan di rumah. Syarat pertama tentunya si ibu tak punya risiko tinggi kalau melahirkan di rumah. Setelah itu, ruangan untuk melahirkan di rumah juga memenuhi persyaratan untuk digunakan sebagai tempat ibu melahirkan.

Nah, buat Anda yang ingin melahirkan di rumah, American Pregnancy Association berpesan tegas agar ada persiapan yang matang demi memastikan kesehatan bayi baru lahir dan si ibu yang melahirkan.

1. Persiapan Ibu Melahirkan

Kalau ibu yang akan melahirkan kondisi kehamilannya normal dan kesehatan ibu dan bayi baik, tentu saja melahirkan di rumah bisa dilakukan. Tentu saja ada risiko untuk hal apa pun. Namun, risiko bisa diminimalisasi bila kita tahu betul apa yang harus dipersiapkan. Kalau ibu berisiko tinggi untuk melahirkan di rumah ya tentu saja jangan dilakukan.

Melahirkan di rumah bisa dilakukan bila si ibu:

  • Dlam kondisi sehat dan tidak berisiko komplikasi.
  • Ingin mengurangi kecemasan akan rasa sakit saat melahirkan.
  • Tidak punya riwayat melahirkan dengan cara operasi caesar atau bayi lahir prematur sebelumnya.
  • Ingin bisa melahirkan dengan kondisi yang nyaman.

Walaupun judulnya melahirkan di rumah, tapi tentu saja tetap dibutuhkan kehadiran bidan atau dokter saat ibu melahirkan. Hal ini agar proses persalinan dapat lancar dan ibu berikut bayi dalam kondisi selamat dan sehat. Kalau-kalau terjadi komplikasi, bidan atau dokter yang hadir di rumah akan dengan sigap bisa mengatasinya.

Bidan atau dokter yang terampil akan segera bisa mendeteksi kala ada indikasi masalah dalam persalinan yang bisa mengancam keselamatan ibu dan bayi. Bidan atau dokter biasanya juga membawa peralatan yang diperlukan untuk melakukan tindakan darurat, sebut saja tabung oksigen, infus, serta obat-obatan untuk menghentikan perdarahan pasca-melahirkan. Melahirkan di rumah tidak bisa dilakukan kalau si ibu:
– Tekanan darahnya tinggi, mengalami preeklampsia.
– Tingkat cairan amnionnya terlalu rendah atau tinggi.
– Kondisi janin berkelainan.
– Bayinya lahir prematur (belum cukup usia kandungannya).

– Janinnya kembar.
– Positif HIV.
– Memiliki anemia, diabetes, gangguan neurologis, jantung, paru-paru, atau penyakit ginjal.
– Pecandu narkoba.
– Pernah mengalami komplikasi pada persalinan sebelumnya.

Selama kehamilan, Anda yang ingin melahirkan di rumah bisa mengonsultasikannya dengan dokter atau bidan Anda, apakah Anda bisa melahirkan di rumah dengan aman. Konsultasikan pula metode persalinannya, apakah metode konvensional, water birth (melahirkan dalam air), atau metode lainnya. Pilihan metode ini akan menentukan paeralatan apa saja yang harus Anda siapkan di rumah untuk proses melahirkan nantinya.

Persiapkan pula kendaraan yang bisa digunakan dalam kondisi darurat ke rumah sakit. Antisipasi pula rumah sakit yang bisa dicapai tanpa butuh waktu yang lama, paling tidak makan waktu 15 menit perjalanan dengan mobil. Alat komunikasi di rumah semisal telepon dan ponsel juga harus berfungsi dengan baik saat hari melahirkan.

2. Persiapan Ruangan Melahirkan di Rumah

Bukan rahasia lagi kalau melahirkan itu adalah saat yang tidak menyenangkan karena rasa sakit pasti muncul. Malah boleh dibilang itulah puncak rasa sakit. Maka itu, perlu persipan ruangan yang nyaman dan menyenangkan agar rasa sakit ibu yang melahirkan bisa menurun.

Survei The National Childbirth Trust, UK, terhadap 2.000 ibu di Inggris, Skotlandia, dan Irlandia menyebutkan, suasana ruang melahirkan adalah faktor yang sering diabaikan. Padahal di setiap negara ada standar ruang bersalin yang jadi acuan, termasuk di Indonesia tentunya.

Berikut ini lima kebutuhan yang harus dipenuhi sebuah ruangan melahirkan menurut Labor Delivery Room Design, Perkins & Will Research Journal, Vol. 06.01:

1. Relaksasi

Ibu yang melahirkan butuh dalam kondisi relaks. Kondisi ini bisa dicapai bila kamar atau ruangan bersih dan bebas kuman. Juga desain ruangan menarik dengan interior yang menenangkan semisal gambar pemandangan yang indah atau cat dinding yang lembut.Untuk menunjang kebutuhan relaksasi di ruangan melahirkan, sediakan kursi atau sofa yang bersih dan nyaman. Letakkan furnitur yang bebas noda, juga bebas debu dan tungau. Jangan lupa sertakan minyak aromaterapi di runagan melahirkan.

2. Ketenangan

Pasang musik yang menenangkan jiwa si ibu.Lengkapi ruangan ibu melahirkan dengan perangkat digital sound. Minimalisasi suara-suara yang tidak perlu. Kalau perlu buat dinding ruangan kedap suara.

3. Buat suasana ruangan jadi temaram dan ada privasi.

Jaga akses visual yang bisa masuk ke kamar ibu melahirkan. Antisipasi kendala terhadap pencahayaan kamar (nyala/hidup/level pencahayaan). Juga jaga privasi saat ada orang keluar/masuk ruangan. Untuk hal ini, ruangan sebaiknya bertirai atau punya gorden jendela. Pastikan gorden ini bersih dan bebas debu serta tungau.

4. Kenyamanan

Pada saat pembukaan awal proses melahirkan, ibu bisa tetap aktif semisal dengan melakukan hidroterapi dengan mandi berpancuran atau kolam air. Saat proses melahirkan, ibu bisa menggunakan alat bantu persalinan (bangku bersalin, bola-bola persalinan, bantal, birth mat, rebozo). Permudah pula akses ibu ke toilet dan ke makanan/minuman ringan.

5. Kehadiran pendamping saat melahirkan.

Proses melahirkan akan menenangkan ibu kalau ada yang mendampingi. Makanya perlu dipersiapkan kursi atau furnitur bagi si pendamping.
Sebaiknya di ruangan melahirkan ada area mobilisasi bagi ibu, model furniturnya juga yang bisa dilipat/digeser, dan tersedia tangga terapi.Sediakan pula kolam air (labor pool), lengkapi pula alas anti-slip, dan gantungan handuk yang gampang dijangkau. Sediakan juga tempat penyimpanan untuk alat bantu persalinan, toilet yang mudah dicapai dengan pegangan pada dinding. Hadirkan juga kulkas kecil.

Sumber:

https://www.ayahbunda.co.id/kelahiran-tips/-kamar-bersalin-ideal-

https://www.alodokter.com/kamu-bisa-melahirkan-di-rumah-bila-sudah-penuhi-5-hal-ini

https://www.haibunda.com/kehamilan/20180129144436-49-12981/bunda-berencana-melahirkan-di-rumah-perhatikan-hal-ini-dulu-yuk

https://hellosehat.com/kehamilan/melahirkan/risiko-melahirkan-di-rumah/

https://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/19/04/27/pqljmi459-ini-yang-harus-diketahui-jika-ingin-melahirkan-di-rumah

Tips Perawatan Sofa Kulit Tetap Cantik

Sofa kulit memang klasik, dan banyak yang lirik. Apa pasal? Selain elegan kalau diletakkan di ruangan, sofa kulit juga nyaman digunakan. Supaya furnitur favorit ini tetap awet cantik ya perlu perawatan rutin. Yuk, simak tips perawatannya:

Bersihkan Secara Rutin

Sofa kulit yang dibersihkan secara berkala, warna dan teksturnya akan terjaga. Bersihkan setiap bulan dengan sikat khusus yang aman untuk material kulit. Kalau Anda membersihkan sofa kulit dengan mesin pengisap debu, gunakan ujung yang berbulu halus dan waspadai jangan sampai menggores permukaan kulit sofa.

Selain untuk melenyapkan debu, langkah ini juga untuk menghilangkan partikel-partikel kulit mati dan kotoran lain yang menumpuk pada permukaan kulit sofa. Pastikan Anda juga membersihkan pinggiran, jahitan, dan celah-celah sofa karena di daerah tersebut kotoran sering berkumpul. Jangan gunakan sembarangan sikat atau lap. Kalau sudah bersih, keringkan menyeluruh.

Lenyapkan Kotoran Sedini Mungkin

Kotoran di sofa kulit harus segera dilenyapkan. Pasalnya, semakin lama didiamkan, kotoran akan mengkristal alias membandel. Kotoran atau noda bandel tersebut asalnya bisa dari tumpahan air minum, debu, jamur, ataupun keringat. Lengan sofa kulit Anda biasanya merupakan bagian yang paling mudah kotor dan menghitam.

Adapun cara membersihkannya yakni basahi dengan air bersih kemudian lap dengan kain halus. Jangan menggosok-gosoknya, cukup tekan bagian sofa kulit yang kotor hingga kotoran terserap.

Jauhkan dari Sinar Matahari atau Panas Tinggi

Letakkan sofa kulit di ruangan yang tak terkena sinar matahari langsung atau paparan panas yang tinggi. Kalau hal ini terjadi untuk jangka panjang, jangan heran kalau sofa kulit Anda warnanya jadi kusam dan tekstur kulitnya berubah. Letakkan sofa kulit Anda setidaknya satu meter dari sumber panas. 

Pilih Cairan Pembersih yang Tepat

Jangan gunakan sembarang cairan pembersih untuk sofa kulit Anda. Pasalnya, pori tekstur kulit yang asli cepat menyerap cairan. Nah, penggunaan cairan pembersih yang tidak tepat bisa menyebabkan sofa kulit Anda menjadi belang warnanya. Penggunaan lotion untuk kulit lebih baik dilakukan setiap tiga bulan sekali.

Antisipasi Kerusakan dengan Pelapisan

Kalau Anda punya sofa kulit baru, coba lapisi dulu sofa kulit Anda dengan pelapis khusus sebelum digunakan. Tapi, kalau telanjur sudah digunakan, ya apa boleh buat, lakukan saja pelapisan setelah membersihkannya lebih dulu dari semua debu dan kotoran.

Selain dilapisi material pelapis khusus, kulit sofa Anda juga bisa dilapisi pelembap kulit. Material kulit memang pada dasarnya memproduksi minyak untuk melapisi dan melindungi permukaannya dari retak-retak atau pecah-pecah karena terlalu kering. Kalau sudah cukup lama digunakan, sofa kulit mengalami penurunan produksi lapisan minyak alaminya. Untuk mengantisipasi hal ini, ganti kandungan minyak aslinya dengan produk perawatan bahan kulit yang tepat. 

Percayakan Perawatan pada Ahlinya

Kalau Anda ragu membersihkan sendiri sofa kulit Anda, percayakan saja perawatannya kepada profesional yang memang lebih memahami dan berpengalaman. Di HydroClean ada layanan Leather Rejuvenation untuk sofa kulit Anda. Servis ini khusus untuk mencerahkan warna sofa kulit dari noda membandel. Formulasinya berbahan dasar air yang aman bukan hanya untuk kulit sofa melainkan juga untuk kulit manusia karena pH netral, BPA free, biodegerable, dan waterbase. Tertarik mencoba?

Rujukan :

https://properti.kompas.com/read/2012/10/04/13525448/7.langkah.agar.sofa.kulit.kembali.cemerlang?page=all

https://www.dekoruma.com/artikel/39165/merawat-sofa-kulit

https://artikel.rumah123.com/merawat-sofa-kulit-agar-irit-27835

Sirkulasi Udara Rumah Tambah Oke dengan Lampu UV

Sirkulasi udara di rumah beperan penting dalam hal kenyamanan rumah. Semakin nyaman, semakin kita betah di rumah, ya kan? Salah satu sisi positif  yang kita suka ketika di adalah menghemat isi kantong. Banyak hal yang bisa kita lakukan kalau rumah kita nyaman. Kalau sumuk atau gerah, kita bawaannya mau nongkrong di mal atau kafe saja. Alhasil tanpa terasa kantong pun jadi bolong.

Nah, kalau Anda atau anggota keluarga ada yang tak betah di rumah, mungkin saja sirkulasi udara adalah biang keladinya. Yuk, kita beri perhatian pada sirkulasi udara di rumah kita!

Tiga Faktor yang Mempengaruhi Sirkulasi Udara

Sirkulasi udara dalam sebuah rumah dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni temperatur, kelembapan, dan pergerakan udara. Nah, supaya rumah bisa selalu nyaman, kita perlu menjaga keseimbangan ketiga faktor tersebut dengan kondisi iklim di luar bangunan rumah. Dengan begitu, kalau kondisi di luar rumah sedang panas, maka kondisi di dalam ruangan bisa tetap nyaman dengan cara udara yang sejuk atau dingin tetap mengalir.

Berikut beberapa cara agar rumah kita punya sirkulasi udara yang baik:

Bukaan Jendela

Jendela yang cantik boleh jadi menambah nilai tambah rumah Anda. Tapi, jangan lupakan juga fungsinya. Ukuran jendela sebaiknya cukup besar agar udara bebas masuk dan keluar rumah. Jendela sebaiknya juga mengarah ke Utara atau Selatan untuk menghindari cahaya langsung matahari. Kalau kadung menghadap Timur atau Barat, gimana?  Ada solusinya, pakai tirai atau penghalang sinar matahari jenis yang lainnya.

Buka jendela setiap hari agar udara dalam rumah berganti dengan udara yang baru.

Ventilasi Silang

Ventilasi silang maksudnya adalah ventilasi yang dibuat berhadapan pada dua sisi dengan ukuran yang berbeda. Tujuannya agar memudahkan udara masuk-keluar ruangan. Ventilasi yang semacam ini membantu kestabilan kelembapan sebuah ruang dalam rumah Anda.

Sebuah ruang setidaknya punya satu ventilasi. Untuk ruangan yang cukup besar sebaiknya ada dua atau lebih ventilasi. Jangan lupa secara rutin Anda membersihkan ventilasi dari debu dan kotoran. Kalau jarang dibersihkan, maka debu-debu yang melekat akan menghambat sirkulasi udara dalam ruangan.

Kehadiran Tanaman

Bukan berita baru bahwa hadirnya tanaman atau pohon di rumah bisa meneduhkan ruangan. Pohon atau tanaman bisa menghalangi radiasi sinar matahari ke dalam rumah sekaligus mampu mengalirkan udara sejuk.

Yang lagi trend saat ini adalah taman vertikal (vertical garden). Pada rumah yang luasnya terbatas (rumah sempit), taman vertikal sangat membantu untuk menciptakan sirkulasi udara yang baik dalam rumah.

Ketinggian Plafon

Tinggi-rendahnya plafon rumah juga berpengaruh bagi sirkulasi udara dalam ruangan. Semakin tinggi plafon, maka semakin baik sirkulasi udara dalam rumah. Idealnya sih tinggi plafon rumah antara 2,8 meter hingga 3,2 meter.

Bentuk Atap

Bentuk atap juga bisa menyumbang bagi kenyamanan udara di rumah. Bentuk atap limas (joglo) memberikan pengudaraan (sirkulasi udara) pasif. Bentuk atap yang seperti ini bisa memerangkap udara panas dari luar rumah di antara ruang kosong atap dan plafon. Udara panas yang terkumpul dalam ruang tersebut tak langsung turun ke bawah, sehingga ruangan rumah tetap nyaman.

Penempatan Perabot

Agar sirkulasi di rumah bisa berlangsung dengan baik, maka perabot atau furnitur rumah harus ditata tak menghalangi perjalanan udara di dalam rumah. Aturlah perabot rumah dengan baik, sehingga masih tersisa ruang lapang bagi masuk dan keluarnya udara dalam rumah.

Kipas Angin dan AC

Kipas angin dan AC bisa membantu melancarkan sirkulasi udara dalam ruangan. Tapi, ada tapinya nih, jangan lupa membersihkannya dari debu dan kotoran secara rutin. Paling tidak dua minggu sekalilah. Letakkan kipas angin di dekat ventilasi untuk memaksimalkan sirkulasi udara dalam rumah. Kalau menggunakan AC jangan lupa untuk menutup rapat ruangan agar jangan sampai ada energi listrik terbuang sia-sia.

Ventilasi Tambahan

Kalau bentuk atap merupakan pengudaraan (sirkulasi) pasif, maka extractor dan exhaust-fan adalah pengudaraan tambahan yang aktif. Piranti tersebut merupakan tambahan untuk sirkulasi udara semisal di dapur dan kamar mandi. Kalau Anda menggunakan piranti ini jangan lupa membersihkannya secara rutin.

Kalau sirkulasi udara rumah sudah baik, bereslah sudah. Eiiitsss..! nanti dulu. Sirkulasi udara yang baik memang salah satu faktor rumah sehat. Tapi, udara yang lancar bukan berarti bebas kuman lho! Untuk tambah menyehatkan udara rumah, maka perlu langkah selanjutnya yakni membebaskan rumah dari kuman. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan MicroTech-Ray. Teknologi ini merupakan penyinaran dengan ultra-violet (UV) dan ozon (O³) untuk mencegah infeksi kuman.

Sebagaimana penyaringan air isi ulang agar higienis, udara pun bisa disterilkan dengan Micro-Tech-Ray. Sebagaimana diketahui, Ozon (O3) merupakan salah satu gas yang membentuk atmosfer. Berkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, molekul ozon secara tak langsung (melalui proses kimia terlebih dahulu di laboratorium) bisa dimanfaatkan dalam proses sterilisasi.

Molekul ozon juga berperan sebagai pembersih atmosfer yang efisien dari polutan-polutan udara yang mengapung di atmosfer. Reaksi polutan-polutan udara dengan molekul ozon, akan mengikat polutan udara. Secara tidak langsung, molekul ozon yang bereaksi dengan zat polutan udara tersebut akan membentuk gas oksigen (O2).

Anda tertarik pada teknologi tersebut? Nah, HydroClean yangmerupakan pioner jasa premium pembersih tungau dan debu, kini menyediakan layanan baru dengan teknologi tersebut. MicroTech–Raymerupakan layanan canggih yang menggunakan sinar UV dan ozon untuk mencegah infeksi yang menghalangi pertumbuhan mikroorganisme dan mematikan bakteri, kuman, serta virus dengan efektivitas hingga 99,9%.

Dengan menggunakan lampu UV, setiap ruangan di rumah Anda akan disinari selama 30-60 menit (tergantung luas ruangan). Jadi, pengaplikasiannya per ruangan. Setelah penyinaran ini, udara di ruangan-ruangan rumah Anda selain bersih dari debu dan tungau, juga bebas dari kuman penyakit. Jangan ragu, mari manfaatkan layanan baru ini!

Sumber :

http://jasaarsitekjakarta.com/tips-tips-menghadirkan-sirkulasi-udara-yang-baik-bagi-rumah-tinggal/

https://www.liputan6.com/lifestyle/read/2339672/agar-sirkulasi-udara-rumah-berjalan-dengan-baik

https://id.wikipedia.org/wiki/Ozon