Ruangan Bebas Kuman Berkat MicroTech-Ray

Penyinaran dengan ultra-violet (UV) dan ozon (O³) untuk mencegah infeksi kuman sudah kita kenal cukup lama di dunia industri. Kita juga tahu bahwa lampu UV banyak pula digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Bukan sembarang lampu lho…, meskipun juga bukan lampu Aladin sih….

Memanfaatkan Lampu UV

Lampu UV bisa dimanfaatkan sebagai alat proses desinfektan (pensteril kuman). Dalam proses penyaringan air isi ulang, misalnya, perlu ada proses higienis dan steril agar kualitas air terjamin mutunya. Bebas dari mikroba kuman penyakit, sehingga aman dikonsumsi. Tak heran kalau lampu UV sering disebut juga sebagai lampu desinfektan.

Lampu desinfektan efektif membunuh bakteri dengan proses yang bisa dibilang sangat mudah. Selain itu, lampu UV merupakan alat desinfektan dengan berbagai kelebihan. Salah satunya yakni mereduksi bakteri dengan aman dan signifikan dan tidak meninggalkan residu.

Dalam studi penelitian, sinar UV sangat efektif menonaktifkan mikroogranisma, sebut saja virus, protozoa (amoeba), dan bakteri. Gimana caranya?

Gini… lampu UV mengirimkan energi elektromagnetik ke lampu merkuri menuju materi genetik DNA dan RNA mikroorganisma. Ketika sinar lampu UV menembus bagian dinding sel mikroorganisma tersebut, lantas melumpuhkan kemampuan reproduksinya. Artinya, perkembang-biakan kuman terhambat. Dalam hal ini, sinar lampu UV mengacaukan dan mengganggu rantai RNA/DNA dalam proses duplikasi sel bakteri. Mikroorganisme pun akhirnya menjadi tidak aktif dan berhenti memperbanyak diri. Nah, sekarang sudah paham kan?

Bagaimana dengan ozon (O3)?

Ozon adalah salah satu gas yang membentuk atmosfer. Pemanfaatan ozon biasanya di dunia pengobatan. Di Jerman, pemanfaatan ozon sudah meluas, di antaranya untuk perawatan kulit terbakar. Kalau di dunia industri, ozon antara lain digunakan untuk melenyapkan kuman (antiseptik) pada produk konsumsi sebelum dikemas dalam botol, kaleng, dan yang lainnya.

Berkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, molekul ozon secara tidak langsung (melalui proses kimia terlebih dahulu di laboratorium) bisa dimanfaatkan dalam proses sterilisasi air minum kemasan.

Molekul ozon juga berperan sebagai pembersih atmosfer yang efisien dari polutan-polutan udara yang mengapung di atmosfer. Reaksi polutan-polutan udara dengan molekul ozon, akan mengikat polutan udara. Secara tidak langsung, molekul ozon yang bereaksi dengan zat polutan udara akan membentuk gas oksigen (O2). Melalui proses kimia dalam laboratorium, gas oksigen yang dihasilkan tersebut bisa dimanfaatkan untuk campuran air minum kemasan, pernapasan buatan berupa tabung gas oksigen bagi pasien, dan lain-lain.

Nah, kalau sudah paham pemanfaatan lampu UV dan ozon sebagai alat desinfektan, tentunya paham pula mengapa Hydroclean yang merupakan pioner jasa premium pembersih tungau dan debu, punya layanan baru yang diberi nama MicroTech–Ray.

Micro Tech-Ray adalah penyinaran menggunakan sinar UV dan ozon untuk mencegah infeksi yang menghalangi pertumbuhan mikroorganisme dan mematikan bakteri, kuman, dan virus dengan efektivitas hingga 99,9%. Dengan menggunakan lampu UV, setiap ruangan akan disinari selama 30-60 menit (tergantung luas ruangan). Jadi, pengaplikasiannya per ruangan. Ruangan-ruangan Anda selain bersih dari debu dan tungau, kini juga bebas dari kuman penyakit secara efektif. Ayo, cobalah layanan baru ini!

Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Ozon

https://www.tanindo.net/kegunaan-dan-aplikasi-lampu-ultraviolet/

https://docplayer.info/44748782-Pemanfaatan-potensi-ozon-di-indonesia.html